Bupati Sanggau Terima Keluhan Warga soal Elpiji 3 Kg di Atas HET, Langkah Tegas Disiapkan
SANGGAU, insidepontianak.com – Persoalan elpiji subsidi juga terjadi di Kabupaten Sanggau. Gas 3 kilogram, yang seharusnya menjadi penopang dapur rakyat kecil, justru dijual melampaui harga eceran tertinggi (HET).
Keluhan warga mengalir deras ke telinga Bupati Sanggau, Yohanes Ontot. Ia mengakui, praktik penjualan elpiji 3 kilogram di atas ketentuan pemerintah masih terjadi di tingkat pengecer.
Masalah ini tak dianggap sepele. Ontot menegaskan, sanksi tegas siap dijatuhkan bagi pangkalan yang terbukti bermain harga dan menyimpang dalam distribusi gas subsidi.
“Kalau ditemukan ada permainan harga di tingkat pangkalan, izinnya bisa kami tinjau ulang,” tegas Ontot, Rabu (6/1/2026).
Untuk memastikan persoalan tidak sekadar isu, Bupati telah memerintahkan Wakil Bupati dan Sekretaris Daerah turun langsung ke lapangan.
Ia meminta pemenelusuri rantai distribusi, dan mengetahui sumber masalah yang sebenarnya.
Ontot juga mengingatkan, pelanggaran berulang tidak akan ditoleransi. Jika pangkalan tetap membandel, penegakan hukum akan didorong agar memberi efek jera.
“Kalau pelanggaran terus terjadi, aparat kepolisian harus bertindak. Ini menyangkut hak masyarakat,” ujarnya.
Pemerintah daerah, lanjut Ontot, tengah menyiapkan langkah kebijakan yang terukur agar persoalan elpiji subsidi tak terus berulang.
Gas subsidi adalah hak rakyat. Bukan ladang keuntungan segelintir pihak.***
Penulis : Ansar
Editor : -
Tags :

Leave a comment