Bupati Satono Tegaskan Harga Gabah Rp6.500 per Kilo, Petani Diminta Tak Jual Murah

7 Januari 2026 15:29 WIB
Bupati Sambas, Satono bersama danrem dan para petani saat Panen Raya Serentak di Desa Parit Baru, Kecamatan Salatiga, Rabu (7/1/2026).

SAMBAS, insidepontianak.com – Bupati Sambas, Satono, mengingatkan seluruh petani di Kabupaten Sambas agar tidak menjual gabah di bawah harga yang telah ditetapkan pemerintah, Rabu (7/1/2026).

Ia menegaskan, harga gabah saat ini harus mengacu pada arahan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, yakni sebesar Rp6.500 per kilogram.

Bupati Satono menyampaikan bahwa harga gabah saat ini telah mengalami kenaikan, sehingga menjadi momentum penting untuk meningkatkan kesejahteraan petani. Ia juga mengimbau masyarakat untuk terus memaksimalkan potensi lahan pertanian yang ada di Kabupaten Sambas.

“Lahan yang ada ini betul-betul harus dimaksimalkan. Kita sudah punya Perda LP2B agar lahan pertanian di Kabupaten Sambas tetap terjaga. Sambas merupakan wilayah swasembada pangan di Kalimantan Barat,” tegasnya.

Lebih lanjut, Satono kembali mengingatkan petani agar tidak tergiur menjual gabah dengan harga murah kepada tengkulak atau pihak lain yang tidak mengikuti ketentuan pemerintah.

“Saya berharap semangat bertani Bapak dan Ibu tetap terjaga. Hari ini harga gabah sudah Rp6.500 per kilo. Jangan mau kalau ada yang membeli gabah dengan harga murah. Presiden sudah mengumumkan harga padi itu Rp6.500,” pungkasnya. (*)


Penulis : Antonia Sentia
Editor : -

Leave a comment

ok

Berita Populer

Seputar Kalbar