• Minggu, 14 Agustus 2022

Gawai Dayak ke-1 Bengkayang Berlangsung Meriah

- Minggu, 7 Juli 2019 | 21:09 WIB
Kapolda Ikut Gawai Bengkayang
Kapolda Ikut Gawai Bengkayang

BENGKAYANG, insidepontianak.com - Festival Budaya Dayak ke-1 Kalimantan Barat digelar di Bengkayang berlangsung dengan meriah. Acara berlangsung di Ramin Bantang (Rumah Betang) di Kabupaten Bengkayang, Minggu sore (7/7/2019). Gubernur Kalbar, beserta Kapolda Kalbar dan Pangdam hadir dalam acara tersebut.

Pembukaan Festival Budaya Dayak ke-1 Kalbar ditandai dengan pemukulan gong oleh Gubernur Kalbar, Sutarmidji didampingi Kapolda Kalbar Irjen Pol Didi Haryono, Bupati Bengkayang Suryadman Gidot, Pangdam XII Tanjungpura Mayjen TNI Herman Asaribab, dan sejumlah tamu kehormatan.

Kemudian dilanjutkan dengan penyerahan tangkint dari Bupati Bengkayang, Suryadman Gidot kepada Gubernur Kalimantan Barat, Sutarmidji dan dilanjutkan dengan penyerahan tangkint oleh panitia kepada tamu-tamu kehormatan lainnya.

Dalam kata sambutannya, Kapolda Kalbar mengajak kepada seluruh putra-putri masyarakat Bengkayang akan pentingnya Pendidikan. Yang harus diutamakan sebagai kebutuhan penting, minimal pendidikan sampai  SMU.

“Tadi disampaikan oleh pada Bupati, saya sampaikan kepada kita semua, khususnya warga Kalimantan Baat, jangan lupa sekolah itu sangat penting kalau memang ingin maju, bapak, ibu dan rekan-rekan sekolah-lah yang serius. Sekolah yang serius pasti akan membawa hasil yang baik,” kata Didi.

Kapolda menyampaikan, festival ini merupakan ajang yang prestisius dan bergengsi. Oleh karenanya, festival itu harus dijadikan ajang untuk menarik wisatawan, baik wisatawan domestik maupun manca negara untuk hadir, bisa menyaksikan dan mengikuti.

Didi menyatakan, Kalbar bisa lebih maju lagi dan berkembang. Apalagi wilayah Bengkayang, memiliki banyak sekali destinasi wisata alam yang sangat natural. Di Kalimantan ada sekitar 320 destinasi wisata yang sangat natural dam alami.

Manusia memiliki hidup tiga dimensi. Pertama, berhubungan langsung dengan Tuhan. Kedua, berhubungan dengan sesama manusia. Ketiga, berhubungan dengan alam.

Dia menegaskan, alam berperan penting dalam kehidupan manusia. Makanya harus dijaga. Tidak boleh dirusak. Ikuti apa yang sudah diatur oleh Negara dan aparatnya.

Didi mengajak warga mempromosikan kegiatan gawai ke seluruh negeri. Apalagi sekarang sudah zaman digital. Apa yang dilaksanakan di Bengkayang, misalnya, sudah bisa disaksikan oleh negara lain.

Tentunya, mereka akan  penasaran dan ingin tahu. Nanti mereka akan dating. Saat datang dan melihat daerah itu maju, akan banyak lagi yang datang.

“Kita ingin maju, manfaatkan momentum. Ini adalah acara yang prestisius dan bergengsi,” katanya. (IP-01)

Editor: insidepontianak.com

Tags

Terkini

LASEM Gelar Budaya Pesona Madura Kalbar

Senin, 27 Desember 2021 | 09:38 WIB

Rakusnya Monopoli Gas dan Mirisnya Nasib Rakyat

Minggu, 26 September 2021 | 17:49 WIB
X