• Senin, 8 Agustus 2022

Berkah Hujan di Kalbar, Jumlah Titik Api Berkurang

- Kamis, 7 April 2022 | 19:43 WIB
Kebakaran Hutan-Dok BNPB
Kebakaran Hutan-Dok BNPB

PONTIANAK, insidepontianak.com - Jumlah titik api mulai berkurang di Kalimantan Barat setelah wilayah itu diguyur hujan selama dua hari terakhir. Cuaca panas dan kering memicu kebakaran hutan dan lahan.

Petugas Stasiun Meteorologi Supadio-Pontianak mencatat, jumlah titik api yang terpantau saat tinggal 4 lokasi. Jumlah itu jauh berkurang dibandingkan periode pengamatan 3 hari yang lalu.

“Hari ini tercatat ada empat titik api yang dipantau oleh BMKG Supadio berdasarkan data LAPAN, mulai tanggal 6 April pukul 07.00 WIB hingga 7 April pukul 07.00 WIB,” kata prakirawan BMKG Supadio-Pontianak Slamet melalui keterangan pers, Kamis (7/4/2022).

Menurut Slamet, hujan yang mengguyur wilayah Kalimantan Barat selama 2 hari terakhir menyebabkan jumlah titik api berkurang drastis.

BMKG Supadio-Pontianak mencatat jumlah titik api pada Minggu (3/4/2022) sebanyak 408. Jumlah itu berkurang menjadi 112 titik api pada Senin (4/4/2022).

Titik api sempat bertambah menjadi 133 pada Selasa (5/4/2022) dan berkurang menjadi 22 titik api pada Rabu (6/4/2022. Hari ini 4 titik api yang masih terlihat berada di wilayah Kabupaten Mempawah dan Ketapang.

“Hujan di sejumlah wilayah kabupaten/kota di Kalbar dalam dua hari terakhir sangat berdampak dalam mengurangi jumlah titik api,” kata Slamet.

Titik api biasa muncul pada masa jeda hujan dimana pancaran sinar matahari maksimum berlangsung cukup lama. Sinar matahari maksimum dan tutupan awan kurang menyebabkan cuaca panas dan kering.

Cuaca panas dan kering dalam kondisi lama dapat memicu kebakaran hutan dan lahan.

 

Editor: Haksoro

Tags

Terkini

X