• Minggu, 26 Juni 2022

Perampok Gunakan Sajam Terekam CCTV di Ketapang Diringkus, Dua Kakinya Dibolongi

- Sabtu, 26 Maret 2022 | 11:16 WIB
Pelaku Perampokan
Pelaku Perampokan

KETAPANG, insidepontianak.com - Perampok bersenjata tajam terekam kamera pengintai atau CCTV, yang beraksi di rumah warga di Gang Amalia, Jalan Mulia, Kelurahan Sampit, Kecamatan Delta Pawan, Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat, diringkus, Kamis (24/3/2022) sore.

Pelaku berinisial MM itu, dihadiahi timah panas oleh polisi. Kedua betis kakinya bolong ditembak. Sebab melakukan perlawanan saat ditangkap. Pemuda 28 tahun ini ditangkap di penginapan, Jalan Sisingamangaraja Ketapang.

"Saat hendak ditangkap, pelaku mencoba melawan, dengan senjata tajam yang digunakan pada saat melakukan kejahatan," kata Kasat Reskrim Polres Ketapang AKP M. Yasin, Jumat (25/3/2022).

Pelaku ditangkap, berdasarkan laporan korban. Rekaman CCTV menjadi petunjuk mempermudah memburu pelaku. Tiga hari diburu, pelaku akhirnya berhasil ditangkap.

Yasin mengatakan, dari tangan pelaku, sejumlah barang bukti kejahatan berhasil disita. Di antaranya, satu unit handphone, uang tunai sisa dari hasil perampokan, senilai Rp875 ribu serta sebilah arit yang digunakan melakukan perampokan.

Pelaku dijerat Pasal 365 KUHP, tentang Pencurian dengan Kekerasan. Dengan ancaman pidana penjara maksimal 12 tahun penjara.

"Kami dari Polres Ketapang akan terus memberantas kejahatan kriminal, apalagi wujudnya kekerasan. Kami tidak akan melakukan toleransi, akan kami libas semua," tegas Yasin.

Menurutnya, MM merupakan residivis. Spesialis perampok bersenjata tajam. Aksinya meresahkan warga. Baru-baru ini, sudah empat kali dia melancarkan aksi perampokan.

"Terakhir pelaku juga pernah melakukan kejahatan jembret di jalan, nah kasus ini adalah kasus yang keempat kalinya," ungkapnya.

Korban terakhir yang dia rampok, tetangga sendiri. MM mengaku, sakit hati pada tetangganya itu.

"Rumah saya dengan rumah dia (korban) berjarak tiga buah rumah. Saya sakit hati dengan dia. Pagar rumah dia itukan kami yang bikin, tapi bayarannya tidak sesuai dengan yang diomongkan," kata MM.

Usai melakukan kejahatan, pelaku langsung menuju sebuah penginapan untuk bersembunyi. Uang hasil kejahatannya dia gunakan untuk makan dan menginap.

"Saya menyesal, saya meminta maaf yang sebesar besarnya kepada korban, juga kepada seluruh masyarakat Ketapang," ucapnya.

Editor: Administrator

Tags

Terkini

Pontianak Fokus Pengentasan Kawasan Kumuh

Kamis, 23 Juni 2022 | 09:11 WIB
X