• Rabu, 30 November 2022

Fransiskus Ason Harap Seluruh Fraksi DPRD Dukung Pansus CSR

- Jumat, 7 Januari 2022 | 15:36 WIB
Fransiskus Ason
Fransiskus Ason

PONTIANAK, insidepontianak.com - Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD Kalbar, Fransiskus Ason berharap seluruh Fraksi di DPRD Kalbar mendukung penuh Pembentukan Panitia Khusus (Pansus) tentang Pengelolaan Dana Corporate Social Responsibility (CSR). Menurutnya, Pansus CSR sangat dibutuhkan, agar tidak ada lagi perusahaan di Kalbar yang tak memberi kontribusi bagi masyarakat.

"Kita berharap dengan adanya Pansus CSR ini, kontribusi perusahaan kepada masyarakat semakin jelas. Tidak ada lagi perusahaan yang terksan tak mau memberi kontribusi," kata Ason usai menyampaikan usul inisiatif Anggota DPRD tentang Pengelolaan Dana CSR di Perseroan Terbatas, Jumat (7/1/2022).

Ason merupakan penggagas Pansus CSR yang kini tengah digodok di DPRD. Wakil Rakyat Dapil Sanggau-Sekadau ini, mengusulkan Pansus CSR karena geram dengan ulah perusahaan-perushaan sawit di Kalbar yang sebelumnya terkesan ogah membantu korban banjir. Bahkan, puncaknya, saat Gubernur Sutarmidji mengusir 20 perwakilan perusahaan dalam sebuah pertemuan.

Menurut Ason, setiap perusahaan yang berada di daerah memiliki tanggungjawab sosial kepada masyarakat, atau lingkungan tempat dia berdiri. Untuk itulah, sudah seharusnya setiap perusahaan memberikan kontribusi untuk masyarakat. Bukanya ogah-ogahan. Karena CSR ini sifatnya wajib.

"Sifat tanggungjawab sosial adalah wajib, jika tidak dilakukan, bisnis terancam terkena sanksi," terangnya.

Dia meyakinkan, melalui Pansus CSR, DPRD Kalbar ingin memastikan, bahwa seluruh kewajiban perusahaan kepada masyarakat dan lingkungan ini, dapat terpenuhi, sehingga iklim usaha menjadi kondusif dan pembangunan Kalbar dapat berjalan baik.

Selain itu, masyarakat di lingkungan perusahaan diharapkan dapat dipekerjakan, dan diperhatikan dari sisi kesehatan, pendidikan. Termasuk infrastruktur.

Melalui Pansus CSR, DPRD akan mengunakan hak yang melekat pada dirinya. Meliputi hak interpelasi, atau hak meminta penjelasan. Hak angket, atau hak melakukan penyelidikan. Termasuk hak menyatakan pendapat, apabila nantinya ada ketidakpatuhan yang dilakukan perusahaan.

"Setelah dilakukan penyelidikan, ada ketidak patuhan, maka kita akan memberikan rekomendasi baik kepada Gubernur selaku eksekutor atau aparat penegak hukum untuk ditindak," terangnya.

Menurutnya, hingga saat ini, tercatat 36 Anggota DPRD Kalbar sebagai pengusul. Ason optimis Pansus CSR ini dapat terbentuk jika seluruh Fraksi  konsisten mendukung. Partai Golkar sendiri dipastikan telah memberikan dukungan.

Saya berharap semua Fraksi mendukung Pansus CSR.  Setelah ini, nanti ada tanggapan Fraksi terhadap penyampaian usulan pembentukan Pansus," pungkasnya.

Editor: Administrator

Tags

Terkini

Satu Unit Rumah di Setompak Sanggau Ludes Terbakar

Selasa, 29 November 2022 | 13:54 WIB

DPRD Kalbar Optimis Pengesahan APBD Tidak Lewat Waktu

Selasa, 29 November 2022 | 06:45 WIB
X