• Rabu, 7 Desember 2022

Presiden Jokowi Terima Surat Kepercayaan Delapan Dubes Negara Sahabat

- Selasa, 13 September 2022 | 14:00 WIB
Presiden Jokowi menerima surat kepercayaan dari delapan Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh negara-negara sahabat.  (PMJ News/Instagram @jokowi)
Presiden Jokowi menerima surat kepercayaan dari delapan Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh negara-negara sahabat. (PMJ News/Instagram @jokowi)

PONTIANAK, insidepontianak.comPresiden Joko Widodo (Jokowi) menerima surat kepercayaan dari delapan Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh (LBBP) negara-negara sahabat seperti Kanada, Belgia, hingga Thailand.

Penyerahan surat kepercayaan tersebut berlangsung di di Ruang Kredensial, Istana Merdeka, Jakarta Pusat, Selasa (13/9/2022). Upacara dimulai dengan diperdengarkannya lagu kebangsaan dari masing-masing negara sahabat.

"Saya menerima surat kepercayaan dari delapan duta besar luar biasa dan berkuasa penuh (LBBP) dari negara sahabat, hari ini," tulis Presiden Jokowi dalam unggahan akun Instagram @jokowi.

Seperti dikutip dari keterangan tertulis Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden, berikut delapan duta besar negara sahabat yang diterima oleh Presiden Jokowi, di antaranya:

Baca Juga: Curiga Diselingkuhi, Suami di Ciledug Habisi Istrinya

1. Nadia Burger, Duta Besar LBBP Kanada untuk Republik Indonesia;
2. Prapan Disyatat, Duta Besar LBBP Kerajaan Thailand untuk Republik Indonesia;
3. Thomas LoidI, Duta Besar LBBP Republik Austria untuk Republik Indonesia;
4. Kwok Fook Seng, Duta Besar LBBP Republik Singapura untuk Republik Indonesia;
5. Frank L.L Felix, Duta Besar LBBP Kerajaan Belgia untuk Republik Indonesia;
6. Machoca Moshe Tembele, Duta Besar LBBP Republik Persatuan Tanzania untuk Republik Indonesia;
8. Serob Bejanyan, Duta Besar LBBP Republik Armenia untuk Republik Indonesia.

Turut hadir dalam penyerahan surat kepercayaan Dubes negara sahabat antara lain Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, dan Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono.

Kemudian hadir juga Sekretaris Militer Presiden Laksma TNI Hersan, serta Direktur Jenderal Protokol dan Konsuler Kementerian Luar Negeri/Kepala Protokol Negara Andy Rachmianto.

Baca Juga: Parah, 2 Tahun Gadis Belia di Pandeglang Menjadi Pelayan Seks Pria 45 Tahun

 

Halaman:

Editor: Andi Ridwansyah

Sumber: PMJ News

Tags

Terkini

X