• Rabu, 7 Desember 2022

Pakar Hukum Tegaskan Pemecatan Ferdy Sambo Sudah Tepat

- Minggu, 28 Agustus 2022 | 21:27 WIB
Mantan Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo (tengah) berjalan keluar ruangan usai mengikuti sidang Komisi Kode Etik Polri (KKEP) di Gedung Transnational Crime Center (TNCC) Divisi Propam Mabes Polri, Jakarta, Jumat (26/8/2022) . (ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/foc)
Mantan Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo (tengah) berjalan keluar ruangan usai mengikuti sidang Komisi Kode Etik Polri (KKEP) di Gedung Transnational Crime Center (TNCC) Divisi Propam Mabes Polri, Jakarta, Jumat (26/8/2022) . (ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/foc)

JAKARTA, insidepontianak.com - Pakar hukum Universitas Trisakti Abdul Fickar Hadjar menegaskan, pemecatan Ferdy Sambo sudah tepat.

Tindakan yang dilakukan mantan Kadiv Propam Polri tersebut, kata Pakar hukum Universitas Trisakti Abdul Fickar Hadjar merupakan perbuatan keji.

Pakar hukum Universitas Trisakti Abdul Fickar Hadjar itu menyatakan, sanksi pemecatan terhadap Ferdy Sambo atas tindakan pembunuhan berencana kepada Brigadir J sudah tepat.

Baca Juga: Presiden Jokowi Sebut Musra sebagai Ruang Rakyat Berdemokrasi

"Dengan putusan pemberhentian tidak dengan hormat artinya perbuatan FS (Ferdy Sambo) dalam konteks profesi sudah perbuatan paling keji sehingga dihukum diberhentikan dengan tidak hormat," kata Pakar hukum Universitas Trisakti Abdul Fickar Hadjar dalam keterangan tertulisnya kepada wartawan, Minggu.

Hal itu, kata Abdul Fickar Hadjar, sebagaimana putusan sidang etik yang digelar Komisi Kode Etik Polri (KKEP), untuk mengadili prilaku sehubungan dengan profesi atau pekerjaan seorang anggota Polri dengan putusan pemberhentian tidak dengan hormat (PTDH).

"Soal tepat tidaknya fakta yang sudah terjadi dan dipandang oleh dewan etik adalah perbuatan paling tidak etis, artinya sudah tepat hukuman yang diberikan kepada Ferdy Sambo," ujar Abdul Fickar Hadjar.

Baca Juga: Kemenhub Tunda Kenaikan Tarif Ojek Online

Abdul Fickar Hadjar menyebut bahwa masyarakat tinggal menunggu persidangan untuk mengadili Sambo dan empat tersangka lainnya dalam kasus dugaan pembunuhan berencana Brigadir J.

Halaman:

Editor: Muhlis Suhaeri

Sumber: Antara

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X