• Rabu, 30 November 2022

Analis Prediksi Prabowo dan Khofifah Jadi Duet Tepat Maju Pilpres 2024

- Rabu, 6 Juli 2022 | 23:28 WIB
Ketua Umum DPP Partai Gerindra Prabowo Subianto saat silaturahim dengan Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Selasa (3/5/2022).  (ANTARA/HO-Gerindra Jatim)
Ketua Umum DPP Partai Gerindra Prabowo Subianto saat silaturahim dengan Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Selasa (3/5/2022). (ANTARA/HO-Gerindra Jatim)

JAKARTA, insidepontianak.com - Analis politik Universitas Jenderal Soedirman Purwokerto Indaru Setyo Nurprojo menilai duet Prabowo Subianto dan Khofifah Indar Parawansa merupakan perpaduan sosok nasionalis-religius yang cocok untuk maju pada Pilpres 2024.

"Duet Prabowo Subianto dan Khofifah Indar Parawansa merupakan perpaduan yang pas antara sosok nasionalis dan religius. Khofifah sangat cocok jika berduet dengan bakal calon presiden dari kalangan nasionalis," kata Indaru Setyo Nurprojo dalam keterangannya di Jakarta, Rabu.

Menurut Indaru Setyo Nurprojo, Khofifah Indar Parawansa sangat layak untuk dicalonkan menjadi cawapres karena memiliki modal politik kuat yang tidak dimiliki calon lain.

Baca Juga: Polres Asahan Tangkap Petani Pengedar Sabu, Kerap Bertansaksi di Rumahnya

Dia menilai Khofifah Indar Parawansa punya basis massa yang besar dan loyal dari kalangan Nahdlatul Ulama (NU) yang bisa membawa keuntungan bagi siapa pun yang berduet dengan Gubernur Jawa Timur tersebut.

"Khofifah tidak hanya merepresentasikan kaum nahdliyin, tapi juga kaum perempuan yang jumlahnya mencapai separuh lebih dari total jumlah pemilih. Jika isu kesetaraan gender digulirkan dan ditarungkan dengan Puan Maharani, saya yakin publik akan lebih memilih Khofifah," ujarnya.

Indaru menilai Khofifah memiliki banyak pengalaman di legislatif dan eksekutif, seperti saat ini menjadi Gubernur Jatim, menjadi Menteri Pemberdayaan Perempuan di era Presiden RI Abdurrahman Wahid, pernah menjabat Kepala BKKBN, dan menjadi Menteri Sosial pada tahun 2014-2018.

Baca Juga: Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Dedi Mulyadi Ingatkan Koperasi Berkedok Korporasi Terkait Pelepasan Hutan

Selain itu, menurut dia, Khofifah adalah pemimpin organisasi sayap perempuan Nahdlatul Ulama yaitu Muslimat NU yang memiliki jumlah anggota yang cukup besar yaitu lebih dari 30 juta.

Halaman:

Editor: Muhlis Suhaeri

Sumber: Antara

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X