• Jumat, 12 Agustus 2022

Presiden Joko Widodo Bakal Dorong KTT G7 Kerja Bareng Atasi Krisis Pangan dan Energi

- Minggu, 26 Juni 2022 | 16:06 WIB
Presiden Joko Widodo memberikan keterangan pers terkait Kunjungan Kerja ke Luar Negeri di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, yang disaksikan secara virtual melalui akun YouTube Sekretariat Presiden, Minggu (26/6/2022). ( ANTARA/Mentari Dwi Gayati)
Presiden Joko Widodo memberikan keterangan pers terkait Kunjungan Kerja ke Luar Negeri di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, yang disaksikan secara virtual melalui akun YouTube Sekretariat Presiden, Minggu (26/6/2022). ( ANTARA/Mentari Dwi Gayati)

JAKARTA, insidepontianak.com - Presiden Joko Widodo pada Minggu pagi bertolak ke Jerman untuk menghadiri KTT G7 atau G7 Summit for Partner Countries yang digelar di Elmau, Jerman pada 26-27 Juni 2022, termasuk membahas solusi untuk krisis pangan dan energi dunia.

Saat memberikan keterangan pers terkait kunjungan kerja ke luar negeri di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Minggu, Presiden Joko Widodo menjelaskan, dalam pertemuan itu, Indonesia diundang sebagai negara mitra dalam KTT G7 dan sebagai ketua G20.

"Yang pertama, akan ke Jerman untuk menghadiri KTT G7, di mana kita di sini adalah sebagai negara mitra dari G7 dan juga diundang untuk menghadiri KTT G7 ini sebagai Ketua Presidensi G20," kata Presiden Joko Widodo, dalam keterangan pers yang disaksikan secara virtual dari Jakarta, Minggu (26/6/2022).

Baca Juga: Basarnas Kendari Bentuk 49 Potensi SAR untuk Membantu Musibah di Wakatobi 

Adapun masalah pangan dan rantai pasokan menjadi salah satu pembahasan dalam KTT G7 itu. "Di sini kita akan mendorong, mengajak negara-negara G7 untuk bersama-sama mencari solusi dalam menghadapi krisis pangan, krisis energi yang sedang melanda dunia," kata Presiden Joko Widodo.

Selain mengikuti KTT, dia juga akan melakukan pertemuan-pertemuan bilateral dengan para pimpinan negara-negara anggota G7 dan negara mitra lain yang turut hadir.
Indonesia bersama India, Senegal, Argentina, dan Afrika Selatan menerima undangan untuk menghadiri pertemuan itu.

Ia menjelaskan bahwa dalam pertemuan itu, negara-negara peserta G7 juga akan mendorong perdamaian di Ukraina dan Rusia, dan juga mengakui solusi atas perang antara Rusia-Ukraina memang tidak mudah. Oleh karena itu, Indonesia pun akan mengajak Presiden Ukraina, Volodymyr Zelenskyy, dan Presiden Rusia, Vladimir Putin, membuka ruang dialog.

Baca Juga: Cara Agar Nasabah Bank Terhindar dari Penipuan Social Engineering

Setelah menghadiri KTT G7, Jokowi dan rombongan dijadwalkan menyambangi Zelenskyy dan Putin secara terpisah di Kiev dan Moskow untuk meminta agar perang dihentikan, demi membangun perdamaian dunia.

Halaman:

Editor: Muhlis Suhaeri

Sumber: Antara

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X