• Jumat, 12 Agustus 2022

Ketum PSI Giring Ganesha Dukung Presiden Jokowi Ojo Kesusu Tetapkan Calon Presiden

- Sabtu, 25 Juni 2022 | 10:39 WIB
Ketua Umum DPP PSI Giring Ganesha (tengah), bersama Wakil Ketua Dewan Pembina PSI Grace Natalie (kanan) dan Sekretaris Jenderal DPP PSI Dea Tunggaesti (kiri) menunjukkan berkas pencalonan bacaleg untuk pemilu 2024 saat pembukaan pendaftaran bacaleg di Gedung Pusat Perfilman Haji Usmar Ismail Jl HR R (ANTARA FOTO/Galih Pradipta/aww.)
Ketua Umum DPP PSI Giring Ganesha (tengah), bersama Wakil Ketua Dewan Pembina PSI Grace Natalie (kanan) dan Sekretaris Jenderal DPP PSI Dea Tunggaesti (kiri) menunjukkan berkas pencalonan bacaleg untuk pemilu 2024 saat pembukaan pendaftaran bacaleg di Gedung Pusat Perfilman Haji Usmar Ismail Jl HR R (ANTARA FOTO/Galih Pradipta/aww.)

JAKARTA, insidepontianak.com - Partai Solidaritas Indonesia (PSI) menyatakan dukungan kepada Presiden Jokowi dengan memajang sejumlah baliho bertuliskan Ojo Kesusu atau jangan tergesa-gesa dalam menetapkan Calon Presiden (Capres) 2024.

"Baliho-baliho itu memang kami yang pasang. Kalau ditanya tujuannya, ya ini kira-kira bentuk dukungan pada Pak Presiden Jokowi bahwa jangan tergesa-gesa dalam menetapkan calon presiden mendatang," kata Ketua Umum DPP PSI Giring Ganesha melalui keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Jumat.

Menurut Giring Ganesha, pemerintah dan seluruh elemen bangsa sedang fokus menangani pandemi COVID-19 serta dampak yang ditimbulkan akibat virus yang menyerang saluran pernapasan tersebut.

Baca Juga: Eril Ulang Tahun, Ridwan Kamil Ajak Kaum Muda Buat Gerakan Kebaikan 

Oleh karena itu, menurut Giring Ganesha, energi dan waktu para elite politik selayaknya lebih banyak ditumpahkan untuk menyelesaikan atau menangani masalah pandemi COVID-19 yang sudah melanda sejak dua tahun terakhir.

Padahal, sambung Giring Ganesha, berbicara soal Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 masih tergolong lama atau dua tahun lagi. Oleh karena itu, para elite partai politik diminta agar lebih banyak menuangkan pikiran dan waktu menangani pandemi COVID-19.

"Pilpres masih dua tahun lagi. Bukan tidak boleh bicara soal pencapresan, tetapi alokasi energi dan waktunya harus proporsional," ujarnya.

Baca Juga: Link Nonton Ms Marvel Episode 3 Sub Indonesia, Makin Seru dan Bikin Penasaran 

Di satu sisi, ia mengatakan partai yang dipimpinnya turut membahas atau membicarakan Pilpres 2024 melalui agenda "Rembuk Rakyat PSI". Akan tetapi, forum tersebut lebih memberi kesempatan akar rumput bersuara dan mengenali para bakal calon.

Halaman:

Editor: Muhlis Suhaeri

Sumber: Antara

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X