• Selasa, 28 Juni 2022

Anggota DPR RI Usulkan Pemerintah Membangun Rumah Sakit di Madinah

- Jumat, 24 Juni 2022 | 16:58 WIB
Jasa layanan dorong kursi roda untuk jamaah haji yang membutuhkan layanan di Masjidil Haram, Mekkah.  (ANTARA/HO.MCH2022)
Jasa layanan dorong kursi roda untuk jamaah haji yang membutuhkan layanan di Masjidil Haram, Mekkah. (ANTARA/HO.MCH2022)

JAKARTA, insidepontianak.com - Anggota Komisi VIII DPR RI Iskan Qolba Lubis mengusulkan Pemerintah membangun rumah sakit di Madinah, Arab Saudi, untuk memberikan pelayanan kesehatan yang optimal bagi jamaah calon haji dan umrah dari Indonesia.

Menurut Iskan Qolba Lubis, berdasarkan keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Jumat, membangun rumah sakit di Madinah diperlukan karena standar dosis obat di Arab Saudi berbeda dengan di Indonesia.

"Kami ingin ke depan supaya kita boleh membuka rumah sakit, cita-cita kita. Itu di seluruh dunia boleh saja karena obat standar Arab berbeda dengan kita. Tabletnya gede-gede, kita kecil-kecil. Dosisnya juga beda, makanan beda," kata Iskan Qolba Lubis. Jadi, diupayakan nanti membangun rumah sakit di Madinah, supaya jamaah bisa tertangani secara optimal.

Baca Juga: Dukung Pertumbuhan Ekonomi Nasional, KKP Genjot Ekspor Produk Perikanan ke Tiongkok

Berdasarkan pengalamannya mengunjungi Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) di Madinah, pelayanan kesehatan di sana setara dengan pelayanan pada rumah sakit tipe C di Indonesia. Selain itu, tambah Iskan Qolba Lubis, Pemerintah Arab Saudi pun akan mengizinkan jika pemerintah membangun rumah sakit di Madinah.

"Putra Mahkota (Pangeran Mohammed bin Salman) sangat terbuka. Dia melihat standar pelayanan di Amerika bagaimana, di Emirat bagaimana. Saya rasa, ke depan, sangat mungkin kita buat rumah sakit, apalagi kita punya rumah sakit luar biasa. Di satu provinsi (di Indonesia), ada 20 rumah sakit. Artinya, kita bukan 'kaleng-kaleng' di bidang rumah sakit ini," jelasnya.

Tidak hanya membangun rumah sakit, dia juga berharap Pemerintah Indonesia dapat membangun hotel di Arab Saudi bagi jamaah calon haji Indonesia. Cita-cita itu dapat diwujudkan karena dana haji Indonesia sudah terkelola dengan baik di Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH), tambahnya.

Baca Juga: Bupati Nonaktif Bogor Ade Yasin Segera Disidang Terkait Kasus Dugaan Suap Pengurusan Laporan Keuangan

"Apa salahnya kita punya hotel di Arab Saudi, penginapan. Ke depan, itu sangat mungkin karena di Arab Saudi sekarang itu boleh orang punya tanah 99 tahun, itu sama dengan Singapura," katanya.

Halaman:

Editor: Muhlis Suhaeri

Sumber: Antara

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Presiden Jokowi Tiba di Jerman Hadiri KTT G7

Senin, 27 Juni 2022 | 07:54 WIB

KPU Ajak Warga Download Aplikasi Lindungi Hakmu

Minggu, 26 Juni 2022 | 21:22 WIB
X