• Senin, 8 Agustus 2022

Presidensi G20 Indonesia Memastikan Ada Strategi Keluar dari Pandemi

- Minggu, 19 Juni 2022 | 16:59 WIB
Co-Sherpa G20 Indonesia Dian Triansyah Djani berbicara dalam diskusi panel Y20 “Diversity and Inclusion in the G20—Opportunities for Policy Reform” yang berlangsung secara hibrida dari Manokwari, Papua Barat, Sabtu (18/6/2022). (ANTARA/Yashinta Difa)
Co-Sherpa G20 Indonesia Dian Triansyah Djani berbicara dalam diskusi panel Y20 “Diversity and Inclusion in the G20—Opportunities for Policy Reform” yang berlangsung secara hibrida dari Manokwari, Papua Barat, Sabtu (18/6/2022). (ANTARA/Yashinta Difa)

JAKARTA, insidepontianak.com - Co Sherpa G20 Indonesia Dian Triansyah Djani mengatakan Indonesia melalui perannya sebagai presiden G20 tahun ini, ingin memastikan ada strategi keluar dari pandemi COVID-19.

“Meskipun sulit, tetapi jalur keuangan dan jalur sherpa kita sedang mengerjakan strategi untuk ada strategi keluar dari pandemi ini,” ujar Dian Triansyah Djani dalam diskusi panel Y20 “Diversity and Inclusion in the G20—Opportunities for Policy Reform” yang berlangsung secara hibrida, Sabtu malam.

Yang dimaksud ada strategi keluar dari Pandemi yang dimaksud akan mencakup distribusi dan akses yang adil terhadap vaksin, strategi pendanaan, serta inisiatif pencegahan, kesiapsiagaan, dan respons pandemi di masa mendatang.

Baca Juga: Kepala BNN Peringatkan Bali Bukan Tempat Aman untuk Penyalahgunaan Narkotika

Sebagai contoh nyata, Dian Triansyah Djani menyebut G20 terus mengupayakan Access to COVID-19 Tools (ACT) Accelerator yang merupakan kolaborasi global untuk mempercepat pengembangan, produksi, dan akses yang merata ke vaksin dan obat-obatan COVID.

“Kita ingin memastikan bahwa kepresidenan Indonesia membawa makna konkret di garis depan,” ujar Dian Triansyah Djani.

Baca Juga: Kepala Staf Kepresidenan Ajak Sukarelawan Jokowi Fokus Atasi Persoalan Bangsa

Selain itu, dalam menjalankan kepemimpinannya Indonesia ingin membawa semangat inklusivitas dengan memastikan tidak ada yang tertinggal dalam proses pemulihan dari pandemi.

“Kita ingin berperan dalam membangun arsitektur kesehatan global sebagai salah satu prioritas utama, bersama dengan transformasi digital dan transisi energi,” kata Dian Triansyah Djani.***

Halaman:

Editor: Muhlis Suhaeri

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pawai Kebudayaan Betawi Iringi PKS Daftar ke KPU RI

Senin, 1 Agustus 2022 | 09:58 WIB
X