• Minggu, 26 Juni 2022

Menkopolhukam Mahfud Sebut Toleransi Antarumat Beragama Membuat Indonesia Damai

- Jumat, 10 Juni 2022 | 17:01 WIB
Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD saat menghadiri forum dialog di Den Haag, Belanda, Kamis (9/6/2022). (ANTARA/HO-Humas Kemenko Polhukam.)
Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD saat menghadiri forum dialog di Den Haag, Belanda, Kamis (9/6/2022). (ANTARA/HO-Humas Kemenko Polhukam.)


JAKARTA, insidepontianak.com - Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam) Mahfud MD memandang kerja sama antarumat beragama di Indonesia dengan menciptakan toleransi dan moderasi beragama mampu membangun kehidupan berbangsa yang positif dan damai.

“Nation building (pembangunan bangsa) ini tidak hanya dilakukan oleh komunitas Islam, tetapi dilakukan komunitas agama lain di Indonesia. Hal inilah yang membentuk kehidupan positif dan penuh dengan toleransi di Indonesia, yang bisa kita nikmati bersama sampai saat ini,” kata Mahfud berdasarkan keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Jumat (10/6/2022).

Menkopolhukam Mahfud menilai pembudayaan nilai-nilai toleransi dan moderasi beragama yang dilakukan berkat kerja sama antarumat beragama di Indonesia menjadi elemen penting dalam merekatkan dan menjaga kesatuan bangsa.

Baca Juga: Wapres: Manfaatkan G20 untuk Tawarkan Ekonomi Syariah sebagai Solusi Global 

Hal tersebut dikemukakannya Menkopolhukam Mahfud saat menyampaikan pidato kunci dalam acara "The 7th Interfaith Dialogue: Religion in Colonization and Decolonization: Indonesian-Dutch Confrontation, Confirmation, Transformation" di Den Haag, Belanda, Kamis (9/6).

Mahfud menyampaikan bahwa setelah Indonesia merdeka, berbagai organisasi Islam, seperti Nahdlatul Ulama (NU) dan Muhammadiyah, Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia, dan komunitas agama lain mendirikan berbagai institusi pendidikan, mulai dari tingkat sekolah dasar hingga universitas.

Bahkan, tambah dia, organisasi-organisasi tersebut memberikan beasiswa dan mendirikan ratusan rumah sakit di seluruh Indonesia sehingga mampu mendukung pembangunan bangsa.

Baca Juga: Serahkan SK PPPK Non Guru, Bupati Satono: Dedikasikan Diri untuk Masyarakat

Selain itu, Mahfud menilai peran organisasi-organisasi keagamaan tersebut dibutuhkan oleh segenap bangsa Indonesia dalam mencegah perkembangan ideologi asing yang tidak sesuai dengan nilai-nilai Pancasila.

Dengan demikian, menurut dia, agama dan kehidupan antarumat beragama di Indonesia bernilai strategis dalam membangun inklusivitas, toleransi, dan moderasi sebagai nilai-nilai bersama dalam kehidupan berbangsa.

Halaman:

Editor: Muhlis Suhaeri

Sumber: Antara

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Taiwan Laporkan Kasus Pertama Cacar Monyet

Jumat, 24 Juni 2022 | 20:24 WIB

AHY Ketemu Prabowo Subianto untuk Silaturahim

Jumat, 24 Juni 2022 | 20:01 WIB
X