• Selasa, 17 Mei 2022

Parlemen Indonesia Kutuk Tentara Israel Tembak Jurnalis Shireen Abu Akleh Sebut Pelanggaran Berat

- Jumat, 13 Mei 2022 | 13:12 WIB
Ketua Komisi I DPR RI Meutya Viada Hafid  (dpr.go)
Ketua Komisi I DPR RI Meutya Viada Hafid (dpr.go)

JAKARTA, insidepontianak.com - Parlemen Indonesia kutuk keras atas aksi tentara Israel tembak mati jurnalis Al Jazeera, Shireen Abu Akleh serta melukai rekannya Ali Al Samoudi.

Parlemen Indonesia menganggap aksi tentara Israel tembak mati jurnalis Al Jazeera, Shireen Abu Akleh serta melukai rekannya Ali Al Samoudi merupakan pelangggaran berat dan melanggar ketentuan hukum humaniter internasional.

Dalam Konvensi Jenewa 1949 disebutkan, bila jurnalis sedang berada di situasi konflik bersenjata harus mendapatkan perlindungan dari kedua belah pihak yang bertikai sesuai dengan ketentuan hukum humaniter internasional. Tentara Israel telah melakukan pelanggaran itu.

Ketua Komisi I DPR RI Meutya Viada Hafid menyampaikan belasungkawanya yang mendalam kepada keluarga dan kerabat jurnalis Al Jazeera yang tertembak Israel, Ali Al-Samoudi dan tewasnya Shireen Abu Akleh, ketika meliput serangan Israel di Kota Jenin, di wilayah Tepi Barat.

Ia pun menyampaikan pernyataan sikap Komisi I terkait kejadian tersebut.

Baca Juga: Jurnalis Al Jazeera yang Ditembak Israel, Shireen Abu Akleh Dikenal sebagai Jurnalis Profesional

" Sebagai mantan jurnalis yang pernah meliput di wilayah konflik bersenjata, saya merasakan kehilangan sosok wartawan yang amat dihormati karena telah meliput di tanah pendudukan Palestina sejak awal intifada Palestina kedua pada tahun 2000," kata Meutya, dikutip insidepontianak dari dpr.go.

Mantan jurnalis Metro TV ini mengutuk keras pembunuhan yang terjadi terhadap jurnalis Al-Jazeera yang sedang bertugas di wilayah pendudukan Palestina itu.

"Ini adalah sebuah tindakan pembunuhan brutal yang dilakukan tentara Israel dan tidak dapat dibenarkan oleh dalih apapun karena Shireen bertugas dengan mengenakan rompi bertuliskan pers," tegasnya.

Meutya pun menyerukan kepada seluruh pemerintah, parlemen, dan komunitas internasional untuk bersama-sama menuntut Israel agar bertanggung jawab atas pembunuhan yang terjadi pada jurnalis Al-Jazeera Shireen Abu Akleh.

Halaman:

Editor: Agus Wahyuni

Sumber: dpr.go.id

Tags

Terkini

Usman Pimpin Demokrat Sanggau

Minggu, 15 Mei 2022 | 12:43 WIB

Prabowo Subianto Dipastikan Maju Pilpres 2024

Senin, 25 April 2022 | 10:57 WIB

Survei SMRC: Ganjar Pranowo Ungguli Prabowo dan Anies

Rabu, 29 Desember 2021 | 18:07 WIB
X