• Minggu, 14 Agustus 2022

Pendidikan di Bengkayang Minim Perhatian Kepala Daerah, Berikut Faktanya!

- Sabtu, 6 Agustus 2022 | 21:32 WIB
Anak sekolah di Bengkayang tak memiliki peralatan sekolah. (Instagram @anggitpurwoto)
Anak sekolah di Bengkayang tak memiliki peralatan sekolah. (Instagram @anggitpurwoto)

PONTIANAK, insidepontianak.com - Pendidikan di Bengkayang minim perhatian kepala daerah. Padahal, pemerintah memberikan anggaran 20 persen, dari seluruh anggaran untuk pembangunan.

Pendidikan merupakan satu cara memajukan kualitas hidup manusia. Tapi, minim perhatian kepala daerah.

Tak heran bila, banyak wilayah di Kalbar, sarana pendidikan tak layak, karena minim perhatian kepala daerah.

Baca Juga: Sekda Kalbar: RSUD Soedarso Jadi Pusat Pendidikan Mahasiswa Kedokteran

Hal itu membuat indeks Indek Pembangunan Manusia (IPM) di Kalbar, nomor empat paling bawah di Indonesia, dan paling bontot di Pulau Kalimantan.

IPM menjelaskan bagaimana penduduk dapat mengakses hasil pembangunan dalam memperoleh pendapatan, kesehatan, pendidikan, dan sebagainya.

Salah satu wilayah yang sedari dulu dan sekarang, kerap terjadi masalah terkait minimnya penanganan masalah pendidikan adalah Kabupaten Bengkayang.

Berikut ini, kondisi pendidikan masa dua bupati terakhir di Bengkayang. Yaitu, Bupati Suryadman Gidot dan Sebastianus Darwis

Baca Juga: Pastikan Juara Umum di ASEAN Para Games XI 2022, Indonesia Dapat Medali di Semua Cabang Olahraga

Halaman:

Editor: Muhlis Suhaeri

Sumber: Insidepontianak.com

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X