• Sabtu, 1 Oktober 2022

UGM Beri Sanksi Guru Besar Karna Wijaya Terkait Ujaran Kebencian Kasus Ade Armando

- Rabu, 3 Agustus 2022 | 19:21 WIB
Kampus Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta (ANTARA/ Dokumen)
Kampus Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta (ANTARA/ Dokumen)

JAKARTA, insidepontianak.com - Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta menjatuhkan sanksi etik kepada Karna Wijaya, salah satu guru besar di kampus tersebut.

Sanksi diberikan terkait dugaan penyebaran ujaran kebencian di media sosial, dalam kasus pengeroyokan yang dialami Ade Armando.

Sanksi itu tertuang dalam Keputusan Rektor Universitas Gadjah Mada Nomor 1843/UN 1.P/KPT/DSDM/2022, yang ditandatangani Rektor UGM Ova Emilia pada 19 Juli 2022.

Baca Juga: KPK Panggil Tiga Saksi Terkait Korupsi Baru Bupati Nonaktif Penajam Paser Utara

"Sanksi etik dalam Keputusan Rektor ini telah mempertimbangkan rekomendasi dari Dewan Kehormatan Universitas Gadjah Mada, melalui Keputusan Dewan Kehormatan Universitas Gadjah Mada Nomor 1 Tahun 2022 pada tanggal 17 Juni 2022," kata Rektor UGM Ova Emilia melalui keterangan tertulis di Yogyakarta, Rabu (3/8/2022).

Rektor UGM Ova Emilia menjelaskan sanksi etik itu mewajibkan Karna Wijaya menyampaikan permintaan maaf secara tertulis melalui media massa arus utama nasional, paling lambat 14 hari sejak Keputusan Rektor di atas berlaku.

Dia juga meminta Guru Besar Fakultas Matematikan dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) UGM itu tidak mengulangi lagi perbuatan tercela serupa. Selain itu, selama dua semester, Karna Wijaya tidak berhak mendapatkan hibah penelitian yang diberikan UGM dan/atau FMIPA.

"Yang bersangkutan juga akan mengikuti program pembinaan pegawai yang dilaksanakan oleh Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam UGM. Jika nanti terbukti tidak melaksanakan sanksi etik sebagaimana tersebut, maka akan dijatuhi sanksi yang lebih berat," tegasnya.

Baca Juga: Polisi Selidiki Tewasnya Santriwati di Pondok Pesantren Parabek Agam 

Halaman:

Editor: Muhlis Suhaeri

Sumber: Antara

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Aksara Kawi Masuk Unicode, PANDI Sambut dengan Baik

Kamis, 8 September 2022 | 16:21 WIB

Unisma Siapkan Mahasiswa Berdaya Saing Internasional

Kamis, 1 September 2022 | 13:38 WIB
X