• Rabu, 5 Oktober 2022

PKM Unisma Lolos Pendanaan Belmawa Dikti Tahun 2022

- Senin, 25 Juli 2022 | 16:26 WIB
Tim Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) Universitas Islam Malang (Unisma). (Insidepontianak.com/Ist)
Tim Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) Universitas Islam Malang (Unisma). (Insidepontianak.com/Ist)

MALANG, insidepontianak.com - Tim Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) Universitas Islam Malang (Unisma) lolos Pendanaan Belmawa Dikti Tahun 2022, untuk menggarap projek penelitian bertajuk Potensi Antiviral Ekstrak Patikan Kebo Terhadap Virus Corona Unggas Melalui Uji Tantang In Ovo (Upaya Preventif Zoonosis Corona).

Ketua tim Skim Riset Eksakta (PKM-RE), Freih Jailani, mengatakan, penelitian projek itu mendapat dukungan dana dari Dikti sebesar Rp 7 juta. Tema penelitian itu tersebut terinspirasi kasus covid di Indonesia.

Baca Juga: DPRD Jember Temukan Obat Kedaluwarsa Senilai Rp7 Miliar

Berbagai upaya telah dilakukan pemerintah untuk mengantisipasi penyebaran virus corona. Akan tetapi, salah satu yang belum diantisipasi adalah jika terjadi mutasi virus corona yang bersifat zoonosis.

“Virus corona ini sebenarnya sudah ditemukan sejak lama pada manusia maupun  hewan. Di hewan yaitu terjadi pada unggas, kalkun, babi, tikus, kucing, dan anjing. Virus Corona yang menginfeksi hewan merupakan genus Beta pasca berevolusi dalam bentuk baru, yakni SARS-Cov, MERS-Cov, Neo-cov,2019- Ncon, FCoV dan CcoV,” kata Freih Jailani.

Baca Juga: Lama Menghilang, HP ZTE Akan Kembali Hadir di Indonesia pada September

Dia berharap dari penelitian yang dilakukan dapat mengetahui potensi tanaman liar patikan kebo sebagai herbal antiviral. sehingga bisa diaplikasikan ke ayam atau unggas lainnya. Herbal tersebut dimanfaatkan melalui pakan atau air minum sehingga bisa mencegah IB ayam.

Baca Juga: Bupati Satono Ingin Organisasi Profesi IBI Sambas Bersinergi Tangani Stunting

“Pencegahan ini akan mengurangi virus corona berinteraksi dengan ayam dan ini juga mencegah mutasi virus IB yang bisa menjadi salah satu perubahan sifat virus menjadi zoonosis,” ucapnya.***

Halaman:

Editor: Abdul Halikurrahman

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Aksara Kawi Masuk Unicode, PANDI Sambut dengan Baik

Kamis, 8 September 2022 | 16:21 WIB

Unisma Siapkan Mahasiswa Berdaya Saing Internasional

Kamis, 1 September 2022 | 13:38 WIB
X