• Selasa, 28 Juni 2022

Tak Sempat Mandi Junub Setelah Imsak, Sahkah Puasa?

- Minggu, 10 April 2022 | 23:24 WIB
buya-yahya
buya-yahya

JAKARTA, insidepontianak.com - Selama bulan Ramadhan ada beberapa aktivitas warga muslim yang mengalami penyesuian. Termasuk hubungan suami istri dan tata cara mandi junub selama sebulan puasa.

Berhubungan suami istri setelah imsak memang membatalkan puasa. Tapi bukan berarti senggama suami istri sama sekali tidak boleh dilakukan selama sebulan penuh.

Waktu malam hari setelah berbuka, pasangan suami istri boleh melakukan senggama. Lalu bagaimana jika pasangan suami istri tidak sempat mandi junub padahal sudah masuk imsak? Apakah puasanya sah?

Pengasuh Pondok Pesantren Al Bahjah, Buya Yahya memberikan jawaban mengenai masalah ini. Beberapa aturan syariat yang harus diperhatikan suami istri terkait hubungan intim selama bulan Ramadhan.

Menurut Buya Yahya, ada sejumlah hal yang membatalkan puasa. Salah satunya bersenggama di siang hari.

“Siang hari itu artinya, setelah subuh tiba, lalu berhubungan suami istri dengan sengaja. Itu puasanya batal,” kata Buya Yahya.

Tapi beda lagi jika hubungan suami istri dilakukan secara tidak sengaja. Misal pasangan suami istri memiliki jadwal tetap bersenggama setelah salat Subuh.

Saat bulan Ramadhan, mereka tanpa sengaja melakukan senggama setelah Subuh. “Puasanya tetap sah. Tinggal mandi wajib,” ujar ulama kelahiran Blitar ini.

Jika senggama suami istri dilakukan waktu sahur, hingga masuk waktu subuh padahal belum sempat mandi junub, Buya Yahya menjelaskan puasanya tetap sah. “Mandi saja tidak apa-apa. Puasanya tetap sah.” (*)

Editor: Haksoro

Tags

Terkini

X