• Sabtu, 3 Desember 2022

Catat, Tragedi Kanjuruhan Malang Ternyata Lebih Mencekam Dibanding Tragedi Heysel di Inggris 1985

- Minggu, 2 Oktober 2022 | 13:13 WIB
Tragedi Heysel, bentrok suporter Liverpool dan Juventus di Inggris 1985
Tragedi Heysel, bentrok suporter Liverpool dan Juventus di Inggris 1985

PONTIANAK, insidepontianak.com - Tragedi di Stadion Kanjuruhan, Malang menelan korban 127 penonton meninggal usai laga Arema FC versus Persebaya Surabaya, Sabtu (1/10/2022) malam, ternyata lebih mencekam dibanding Tragedi Heysel.

Korban penonton meninggal sebanyak 127 orang diduga akibat sesak nafas akibat gas air mata hingga terinjak- injak penonton lainnya, usai laga Arema FC versus Persebaya Surabaya, Sabtu (1/10/2022) di
Stadion Kanjuruhan.

Tragedi Stadion Kanjuruhan dengan menewaskan 127 penonton jumahnya 5 kali lipat dan dahsyat bila dibandingkan dengan Tragedi Heysel.

Jika di Stadion Kanjuruhan, laga Arema FC dan Persebaya, kericuhan bermula di mana superter Arema mengamuk di dalam stadion dan merangsek masuk ke area lapangan setelah Arema FC kalah.

Pada akhirnya berujung kerusuhan tersebut semakin membesar dimana sejumlah flare dilemparkan termasuk benda-benda lainnya. Petugas keamanan gabungan dari kepolisian dan TNI berusaha menghalau para suporter tersebut.

Suporter Arema FC memasuki lapangan setelah tim yang didukungnya kalah dari Persebaya dalam pertandingan sepak bola BRI Liga 1 di Stadion Kanjuruhan, Malang, Sabtu (1/10/2022). (ANTARA FOTO/Ari Bowo Sucipto/pras)

Tragedi Heysel

Di Inggris tak kalah mencekam. Tragedi Heysel namanya. Tepatnya pada 29 Mei 1985, usai laga Liverpool versus Juventus, di mana dua kubu suporter bentrok dan menewaskan 39 penonton.

Dikutip wikipedia, Tragedi Heysel terjadi pada tanggal 29 Mei 1985 di mana pada saat itu tengah terjadi pertandingan final Liga Champions 1985 di Brussel, Belgia, antara Liverpool dan Juventus.

Peristiwa ini merupakan sejarah buram dunia sepak bola Inggris pada tahun itu, karena saat itu klub-klub Inggris sedang jaya-jayanya. Karena peristiwa ini pula tim-tim dari Inggris dilarang bermain di tingkat internasional selama 5 tahun lamanya.

Halaman:

Editor: Agus Wahyuni

Sumber: Insidepontianak.com

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X