• Rabu, 29 Juni 2022

Raja Sapta Oktohari Puji Prestasi Atlet Muda di SEA Games Jadi Bahan Evaluasi Pembinaan Atlet

- Rabu, 18 Mei 2022 | 12:52 WIB
Ketua Umum Komite Olimpiade Indonesia (KOI) Raja Sapta Oktohari setelah kegiatan ramah tamah dengan Dubes RI untuk Vietnam Denny Abdi (kiri) dan Deputi IV Kemenpora Chandra Bakti (kanan) di Hanoi, Vietnam, Rabu (11/5/2022) malam (ANTARA/Dolly Rosana/aa)
Ketua Umum Komite Olimpiade Indonesia (KOI) Raja Sapta Oktohari setelah kegiatan ramah tamah dengan Dubes RI untuk Vietnam Denny Abdi (kiri) dan Deputi IV Kemenpora Chandra Bakti (kanan) di Hanoi, Vietnam, Rabu (11/5/2022) malam (ANTARA/Dolly Rosana/aa)

JAKARTA, insidepontianak.com - Ketua Komite Olimpiade Indonesia (KOI) Raja Sapta Oktohari puji prestasi atlet muda Indonesia pada ajang SEA Games 2022 Vietnam. Hasil SEA Games 2022 ini akan dijadikan bahan evaluasi masing-masing cabang olahraga apalagi pada kejuaraan dua tahunan ini banyak menurunkan atlet muda.

Dalam keterangan resminya hari ini, Raja Sapta Oktohari menyatakan SEA Games Vietnam juga menggunakan skema baru yang diterapkan oleh pemerintah, Komite Olahraga Indonesia (KOI), KONI dan semua stakeholder olahraga Indonesia yang diantaranya track record. Meski begitu, prestasi atlet muda Indonesia sangat membanggakan di SEA Games 2022.

Raja Sapta Oktohari mengatakan, pada SEA Games 2021 muncul prestasi atlet muda yang sukses membuat kejutan. Sebut saja cabang renang yang melahirkan juara baru Flairene Candrea Wonomiharjo (17) dari nomor renang 100 meter gaya punggung dan Masniari Wolf (16) dari nomor 50 meter gaya punggung.

Raja Sapta Oktohari menambahkan pemerintah dan stakeholder olahraga Indonesia saat ini membuat kajian-kajian tentang evaluasi proses pembinaan yang ada dalam cabang-cabang olahraga di mana jika dulu SEA Games dianggap target, maka  sekarang hanya sasaran antara sehingga tak boleh puas dengan hasil ini, namun harus menjadi evaluasi untuk multievent setingkat di atasnya.

"Dulu ajang SEA Games dianggap sebagai target, kalau sekarang hanya sasaran antara saja. Sebagai contoh PB ISSI yang tak boleh puas dengan hasil SEA Games 2021 Hanoi ini, karena yang paling penting bagaimana caranya bisa tembus kualifikasi ke ajang di atasnya seperti Asian Games maupun Olimpiade sehingga ini PR-nya masih panjang, ajang SEA Games hanya menjadi batu loncatan," kata Okto.

Baca Juga: Atlet Tembak Fathur Cium Kening Kekasih Usai Raih Emas SEA Games 2022

Raja Sapta Oktohari mengatakan semua pemangku kepentingan dan Kemenpora, sepakat bahwa SEA Games ini menjadi evaluasi terhadap pembinaan yang dilakukan oleh cabang olahraga terlebih saat ini mekanisme penganggaran diberikan langsung oleh pemerintah kepada induk organisasi.

"Evaluasi ke depannya harus spesifik, apakah cabang olahraga itu serius melakukan pembinaan prestasi dan nomor-nomornya spesifik. Di sini banyak cabang yang mengikuti pertandingan dimana hasilnya pun terlihat, sehingga dari situ kita bisa analisa apa yang perlu ditambah dan mana yang perlu dimaksimalkan," pungkas Okto.

Baca Juga: Nobar Warkop di Kota Pontianak Dukung Penuh Timnas Indonesia vs Thailand Semifinal SEA Games 2022

Editor: Agus Wahyuni

Sumber: Antara

Tags

Terkini

X