• Rabu, 7 Desember 2022

Tragedi Stadion Kanjuruhan, Ketua DPRD Surabaya: Seharusnya Tak Ada Pertandingan Sepakbola yang Seharga Nyawa

- Minggu, 2 Oktober 2022 | 14:43 WIB
Rusuh Laga Arema FC dan Persebaya Surabaya (Twitter.)
Rusuh Laga Arema FC dan Persebaya Surabaya (Twitter.)

SURABAYA, insidepontianak.com - Ketua DPRD Surabaya Adi Sutarwijono mengatakan, sepakbola adalah hiburan rakyat yang digemari banyak orang. Dukungan para suporter terhadap tim kesayangan, membuat sepak bola menjadi semarak. Meski demikian, kata dia, seharusnya tak ada pertandingan sepakbola yang seharga nyawa manusia.

"Kami sering mendengar dan membaca bahwa tak ada sepak bola seharga nyawa manusia. Tapi kejadian meninggalnya suporter sepakbola kini terjadi lagi. Semoga kejadian seperti ini adalah yang terakhir kali. Kami benar-benar prihatin dan bersedih," kata Adi Sutarwijono, di Surabaya, Minggu (2/9/2022).

Dia berharap kejadian ini menjadi pelajaran bagi semuanya, baik itu suporter, panitia pelaksana pertandingan, aparat keamanan, operator liga, dan PSSI.

Baca Juga: Kerusuhan Stadion Kanjuruhan, 10 Kendaraan Polisi Dirusak dan Dibakar

"Kami semua harus memetik pelajaran. Soal penataan pertandingan, mitigasi risiko di setiap laga, dan berbagai detil lain agar kejadian serupa tak terulang lagi," ujar dia.

Ungkapan keprihatinan dan duka mendalam terus mengalir dari semua kalangan atas tragedi Kanjuruhan. Melalui kanal-kanal media sosial dan media massa, terekspose pernyataan maupun poster bela sungkawa yang mendalam.

"Ini menunjukkan kemanusiaan di atas segalanya. Nyawa manusia lebih berharga dari apapun," kata Adi.

Baca Juga: Ngeri, 127 Orang Tewas saat Kerusuhan di Stadion Kanjuruhan, Ternyata Ini Penyebab Banyaknya Korban

Editor: Andi Ridwansyah

Sumber: Antara

Tags

Terkini

Wilayah Jember Dilanda Gempa Berkekuatan Magnitudo 6,2

Selasa, 6 Desember 2022 | 18:21 WIB
X