• Jumat, 2 Desember 2022

Bertemu Presiden Jokowi, Warga Baubau Curhat Ingin Jaminkan Ijazah untuk Modal dari Bank BUMN

- Selasa, 27 September 2022 | 14:33 WIB
Presiden Jokowi didampingi Sekretaris Kabinet Pramono Anung berbincang dengan warga saat memberikan BSU di Kantor Pos Baubau, Kota Baubau, Sulawesi Tenggara, Selasa (27/09/2022).  (BPMI Setpres)
Presiden Jokowi didampingi Sekretaris Kabinet Pramono Anung berbincang dengan warga saat memberikan BSU di Kantor Pos Baubau, Kota Baubau, Sulawesi Tenggara, Selasa (27/09/2022). (BPMI Setpres)

PONTIANAK, insidepontianak.com - Ketika berkesempatan bertemu Presiden RI Joko Widodo (Jokowi), seorang warga Kota Baubau, Provinsi Sulawesi Tenggara, bernama Rahmat Irwanto bertanya kepada Presiden mengenai ijazah sarjana yang dimiliki dimanfaatkan sebagai jaminan untuk mendapatkan modal dari bank BUMN. Hal ini terjadi saat Presiden memberikan bantuan subsidi upah (BSU) di Kantor Pos Baubau, Kota Baubau, Provinsi Sulawesi Tenggara, Selasa (27/9/2022).

“Baru 5 tahun lalu saya lulus. Bisakah ijazah saya dijadikan sebagai modal di BUMN, entah itu Bank BRI, entah Bank Mandiri, karena mengingat startup yang bapak sampaikan kemarin sudah menjamur, Pak?” tanya Rahmat kepada Presiden.

Seorang warga bernama Rahmat Irwanto bertanya kepada Presiden mengenai ijazah sarjana yang dimiliki dimanfaatkan sebagai jaminan untuk mendapatkan modal dari bank BUMN.

Baca Juga: Dianugerahi Gelar Kehormatan 'La Ode Muhammad', Jokowi Puji Kesultanan Buton Mampu Jaga Kearifan Lokal

“Baru 5 tahun lalu saya lulus. Bisakah ijazah saya dijadikan sebagai modal di BUMN, entah itu Bank BRI, entah Bank Mandiri, karena mengingat startup yang bapak sampaikan kemarin sudah menjamur, Pak?” tanya Rahmat kepada Presiden.

Kepala Negara kemudian menjawab bahwa ada dua cara yang dapat dipilih oleh Rahmat jika ingin mengajukan pinjaman. Cara pertama yaitu melalui skema kredit usaha rakyat (KUR).

“Pertama coba dengan yang namanya KUR. KUR itu bisa sampai Rp500 juta,” katanya.

Cara kedua menurut Presiden adalah melalui venture capital yang juga terdapat di BUMN. “Kalau misalnya punya platform, punya aplikasi, berguna untuk petani untuk nelayan atau untuk UMKM bisa ikut pitching,” ujarnya.

Lebih lanjut, Presiden Jokowi menyarankan kepada Rahmat untuk mempersiapkan proposal penawaran dan memaparkan proposal yang berisikan kesiapan, kemampuan, dan keuntungan yang bisa diberikan.

Baca Juga: Presiden Jokowi Dianugerahi Gelar Kehormatan 'La Ode Muhammad' dari Kesultanan Buton

Halaman:

Editor: Andi Ridwansyah

Sumber: Setkab

Tags

Terkini

Mahfud MD Pastikan Pemilu 2024 Tidak Bisa Dimundurkan

Jumat, 2 Desember 2022 | 19:41 WIB

Kapolri Listyo Sigit Dukung Yudo Margono Panglima TNI

Jumat, 2 Desember 2022 | 19:30 WIB
X