• Jumat, 2 Desember 2022

KKP Sukses Kawal Ekspor Perdana 1.000 Lintah Hidup Masuk Pasar Malaysia

- Jumat, 23 September 2022 | 18:40 WIB
Ekspor perdana 1.000 Lintah Hidup (Hirudo medicinalis) ke Malaysia. (KKP)
Ekspor perdana 1.000 Lintah Hidup (Hirudo medicinalis) ke Malaysia. (KKP)

BENGKULU, insidepontianak.com - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) sukses mengawal ekspor 1.000 Lintah Hidup (Hirudo medicinalis) ke Malaysia. Ekspor perdana komoditas ini dilakukan oleh Sultan Lintah, UKM asal Bengkulu yang berhasil membangun pangsa pasar lintah dengan buyer dari Malaysia.

"Ini komoditas unik dan ternyata pasarnya ada, tentu ekspor perdana ini menunjukkan potensi dan peluang Indonesia," kata Kepala Stasiun Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan (BKIPM) Bengkulu, Sugeng Prayogo di kantornya, Kamis (22/9/2022).

Sebelum dikirim ke Negeri Jiran, Sugeng menyebut jajaran BKIPM Bengkulu telah menerbitkan sertifikat Cara Karantina Ikan yang Baik (CKIB) hingga bisa diterima di Malaysia.

"Tentu kita lakukan pengecekan kualitas dan mutu produk sebelum dikirim agar tidak terjadi penolakan di negara tujuan. Dan Alhamdulillah, lintah hidup sudah dikirim Rabu kemarin," tuturnya.

Baca Juga: ASEAN Puji Langkah KKP dengan Program Ekonomi Biru pada Tata Kelola Sektor Kelautan dan Perikanan Indonesia

Sugeng berharap ekspor ini menjadi langkah awal yang baik bagi Provinsi Bengkulu untuk dapat memasarkan produk-produk Bengkulu  ke luar negeri. Dia pun mendorong agar pemerintah daerah dan para pemangku kepentingan menjaga sekaligus meningkatkan ekspor tersebut.

"Langkah selanjutnya tentunya adalah bagaimana kita meningkatkan jumlah ekspor dan memperluas pasar," sambungnya.

Sebagai informasi, ekspor ini terwujud dari hasil kerja keras dan sinergitas bersama Bea Cukai Bengkulu, Dinas Perdagangan dan Perindustrian Provinsi Bengkulu, Maskapai Garuda Indonesia dan Angkasa Pura II Bengkulu. Seremoni ekspor perdana lintah hidup dilaksanakan di cargo bandara Fatmawati Soekarno Bengkulu.

Sebelumnya, Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono mengingatkan pentingnya peran unit pelaksana teknis (UPT). Menurutnya, keberadaan UPT menjadi salah satu bentuk kehadiran negara bagi masyarakat di daerah.

Baca Juga: Polda Sumut Segel Tujuh Ruko Milik Bos Judi Online di Deli Serdang

Halaman:

Editor: Andi Ridwansyah

Sumber: KKP

Tags

Terkini

Mahfud MD Pastikan Pemilu 2024 Tidak Bisa Dimundurkan

Jumat, 2 Desember 2022 | 19:41 WIB

Kapolri Listyo Sigit Dukung Yudo Margono Panglima TNI

Jumat, 2 Desember 2022 | 19:30 WIB
X