• Jumat, 2 Desember 2022

Menteri KKP Konsolidasikan Ekonomi Biru Bersama Pimpinan Perguruan Tinggi Perikanan dan Kelautan se Indonesia

- Rabu, 21 September 2022 | 19:52 WIB
Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono  (KKP)
Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono (KKP)

SEMARANG, insidepontianak.com – Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono mengonsolidasikan 5 program ekonomi biru bersama para pimpinan perguruan tinggi perikanan dan kelautan seluruh Indonesia.

Upaya ini dinilai penting untuk mengoptimalkan pembangunan pesisir berkelanjutan dalam upaya mendongkrak kesejahteraan masyarakat pesisir.

“Implementasi Ekonomi Biru diharapkan bisa menekan ancaman kerusakan ekologi akibat berbagai kegiatan ekonomi yang memanfaatkan laut," kata Menteri Trenggono saat menjadi keynote speaker dalam Forum Pimpinan Perguruan Tinggi Perikanan dan Kelautan Indonesia dan Seminar Nasional Bertajuk Society 5.0 dan Ketahanan Bencana untuk Pembangunan Pesisir Berkelanjutan di Gedung Prof. Soedarto Universitas Diponegoro pagi ini, Selasa (2/9/2022).

Kementerian Kelautan dan Perikanan menyiapkan 5 (lima) program utama berbasis ekonomi biru yang menyeimbangkan kepentingan lingkungan dan ekonomi.

Baca Juga: Sidang AFTLC ke21,  KKP Bersama ASEAN Berkolaborasi Perkuat Pengawasan dan Pengujian Produk Pangan

Pertama, perluasan kawasan konservasi perairan mencapai 26,4 juta hektare dari target 32,5 juta hektare pada 2030 dengan fokus utama pengelolaan yang efektif untuk menjaga fungsi serapan karbon biru dan sebagai tempat pemijahan ikan.

Kedua, penangkapan ikan terukur berbasis kuota di 6 (enam) zona yang ditetapkan oleh pemerintah. Hal ini untuk menekan overfishing sehingga stok ikan terjaga dan terkelola dengan baik.

 “Untuk membuat tata kelola laut menjadi legal, regulated and reported, Indonesia menetapkan kebijakan penangkapan ikan secara terukur yang berbasis kuota. Kebijakan ini akan diperuntukan kepada nelayan tradisional dan industri", kata Menteri Trenggono.

Ketiga, peningkatan perikanan budidaya berkelanjutan dengan mendorong pengembangan komoditas unggulan, seperti udang, kepiting, lobster, rumput laut, dan ikan bernilai ekonomis tinggi. 

Halaman:

Editor: Andi Ridwansyah

Sumber: Antara

Tags

Terkini

Mahfud MD Pastikan Pemilu 2024 Tidak Bisa Dimundurkan

Jumat, 2 Desember 2022 | 19:41 WIB

Kapolri Listyo Sigit Dukung Yudo Margono Panglima TNI

Jumat, 2 Desember 2022 | 19:30 WIB
X