• Senin, 3 Oktober 2022

Ribut Soal Tunggakan Pajak Sawit antara Bapenda dan DPRD Sanggau, Penyataan Siapa yang Benar?

- Rabu, 21 September 2022 | 15:04 WIB
Ketua Komisi II DPRD Sanggau, Hendrykus Bambang (kanan) dan Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Sanggau, Wellem Suherman (kiri)
Ketua Komisi II DPRD Sanggau, Hendrykus Bambang (kanan) dan Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Sanggau, Wellem Suherman (kiri)

SANGGAU, insidepontianak.com – Publik dibuat bingung dengan pernyataan pejabat publik Kabupaten Sanggau. Baik yang diungkapkan Ketua Komisi II DPRD Sanggau, Hendrykus Bambang maupun Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Sanggau, Wellem Suherman.

Keduanya membuat pernyataan bertolak belakang menyoal tunggakan pajak perusahaan sawit yang mencapai Rp 7 Miliar, seperti yang dikalim Ketua Komisi II DPRD Sanggau, Hendrykus Bambang.

Penyataan Hendrykus Bambang menyebut, ada perusahaan sawit di Kabupaten Sanggau yang menunggak membayar pajak PBB-P2, dengan nilainya cukup fantastis yaitu Rp 7 Miliar.

"Ini perusahaan bandel menurut saya, karena PBB-P2 yang terhutang belum dilunasi, padahal Bapenda sudah berkali-kali menyurati perusahaan dimaksud," kata Hendrykus Bambang, Rabu (21/9/2022).

Baca Juga: Bantah Pernyataaan DPRD Sebut Tunggakan Pajak Perusahaan Sawit Rp 7 Miliar, Bapenda: Yang Benar Rp 71 Juta

Hendrykus Bambang tidak menyebutkan nama perusahaan sawit yang dimaksud, namun dia memastikan bahwa perusahaan sawit ini milik swasta.

Selain menunggak pajak PBB-P2, dikatakan Hendrykus Bambang, perusahaan dimaksud juga tidak melunasi pajak Hak Guna Bangunan (HGB), padahal perusahaan tersebut sudah terlebih dahulu beroperasi.

Namun, tak lama berselang Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Sanggau, Wellem Suherman mambantah pernyataan Ketua Komisi II DPRD Sanggau, Hendrykus Bambang itu.

Wellem Suherman menyebutkan pajak terhutang salah satu perusahaan sawit di Kabupaten Sanggau hanya Rp 71 juta sekian, bukan dengan nilau yang disebutkan wakil rakyat itu.

"Saya minta dikoreksi, bukan Rp 7 Miliar, tapi kekurangan Bayar Rp.71.030.991, itu angka yang benar," kata Wellem saat mengklarifikasi berita sebelumnya yang berjudul ‘DPRD Sanggau Bocorkan Ada Perusahaan Sawit Bandel Tunggak Pajak Rp 7 Miliar. HGU Juga Belum Dilaporkan’di insidepontianak.com, Rabu (21/9/2022).

Halaman:

Editor: Wati Susilawati

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X