• Senin, 3 Oktober 2022

Dilaporkan Hilang, Tim SAR Berhasil Evakuasi Jasad Nelayan Saparua Timur

- Minggu, 14 Agustus 2022 | 20:55 WIB
Johny Sahetapy, seorang nelayan asal Negeri Ouw, Kecamatan Saparua Timur, Kabupaten Maluku Tengah yang dilaporkan hilang sejak Jumat, (12/8/2022) ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, Minggu (14/8/2022) (Antara/Basarnas Ambon)
Johny Sahetapy, seorang nelayan asal Negeri Ouw, Kecamatan Saparua Timur, Kabupaten Maluku Tengah yang dilaporkan hilang sejak Jumat, (12/8/2022) ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, Minggu (14/8/2022) (Antara/Basarnas Ambon)

AMBON, insidepontianak.com - Seorang nelayan asal Negeri Ouw, Kecamatan Saparua Timur, Kabupaten Maluku Tengah  Johny Sahetapy, dilaporkan hilang sejak Jumat (12/8/2022) di selat antara Pulau Saparua dan Pulau Nusalaut. Setelah beberapa hari operasi pencarian Tim SAR gabungan berhasil mengevakuasi jasad Johny Sahetapy, Minggu (14/8/2022).

"Jasad korban ditemukan warga pukul 13:45 WIT di sekitar pesisir pantai Negeri Ouw dan langsung diinformasikan kepada tim SAR gabungan untuk melakukan evakuasi," kata Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Basarnas Ambon, Mustari di Ambon, Minggu (14/8/2022).

Menurut dia, sejak pukul 07:00 WIT, tim SAR Gabungan kembali melanjutkan operasi SAR hari kedua terhadap korban.

Dengan menggunakan KN SAR Abimanyu, tim SAR Gabungan tiba di perairan Negeri Ouw sekitar pukul 10.00 WIT dan langsung melakukan pencarian pada koordinat diantaranya 3° 44' 26" S - 128° 14' 48" E dan koordinat 3° 44' 26" S - 128° 25' 15" E.

Saat operasi pencarian dilakukan sepanjang perairan Pulau Saparua dan sekitarnya, pada pukul 13.45 WIT Nona Sahetapy menghubungi tim SAR gabungan melaporkan korban berhasil ditemukan masyarakat sekitar di pesisir Pantai Negri Ouw dalam kondisi meninggal dunia.

Baca Juga: Dalam Sebulan Lima Kecelakaan Tambang Terjadi di China, 15 Pekerja Tewas

Mendapat laporan tersebut, KN SAR Abimanyu bergerak langsung ke lokasi penemuan korban, dan pada pukul 14.30 WIT tim SAR gabungan berhasil mengevakuasi korban dan dibawa menuju Negri Ouw guna diserahkan kepada pihak keluarga.

"Dengan ditemukannya korban maka Ops SAR resmi ditutup, dan kepada seluruh unsur potensi SAR dikembalikan ke satuannya masing-masing dengan ucapan terima kasih," ucap Mustari.

Baca Juga: Truk Bermuatan Karet Jatuh ke Jurang 20 meter di Rejang Lebong, Akibatkan Sopir Tewas

Editor: Andi Ridwansyah

Sumber: Antara

Tags

Terkini

X