• Senin, 3 Oktober 2022

 Gubernur NTB Zulkieflimansyah Trus Dorong SMK Bangun Semangat Industrialisasi

- Minggu, 14 Agustus 2022 | 20:32 WIB
Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), H Zulkieflimansyah. (Antara/Humas Pemprov NTB)
Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), H Zulkieflimansyah. (Antara/Humas Pemprov NTB)

 

MATARAM, insidepontianak.com - Gubernur Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), Zulkieflimansyah terus mendorong semangat program industrialisasi di sekolah menengah kejuruan (SMK) di wilayah itu.

"Saya senang sekali melihat perkembangan SMK. Jika orang bertanya industrialisasi yang sering diomongkan, ya bisa dilihat di SMK kita, karena paling cepat menangkap ide-ide industrialisasi," katanya saat berada di SMKN 1 Sikur, Kabupaten Lombok Timur dalam keterangan tertulis diterima di Mataram, Minggu (14/8/2022).

Gubernur Zulkieflimansyah juga berkesempatan meresmikan kelas Wirausaha Gerai Tefa Pujasera yang dibentuk oleh SMKN 1 Sikur. Nantinya, di kelas tersebut para siswa akan diajarkan bagaimana cara menjadi entrepreneur sejati yang mampu melahirkan usaha sehingga akan berdampak pada peningkatan ekonomi daerah.

"Saya membayangkan kalau kelas kewirausahaan ini berhasil, maka semua desa kita akan hidup. Karena anak-anak kita di samping ada gelar dari lulusan SMK, punya kemampuan untuk melahirkan usaha. Kalau usaha ini ada di setiap desa, kecamatan, kabupaten, tentu ini sangat luar biasa dampaknya untuk ekonomi," kata Zulkieflimansyah.

Baca Juga: Satgas PMK Nyatakan 1,43 Juta Ekor Sapi Telah Divaksin

Selain itu, gubernur juga menyaksikan penandatanganan kerjasama antara SMKN 1 Sikur dengan Perusahaan Pariwisata Malaysia serta Bank Syariah Indonesia. Adapun bentuk dari PKS tersebut yaitu pelatihan "hospitality" untuk tenaga pengajar SMK se-NTB.

Sementara itu, Kepala Sekolah SMKN 1 Sikur, Hasbi Ahmad menyampaikan bahwa rata-rata pendapatan para siswa yang menjadi wirausahawan Gerai Tefa Pujasera lumayan besar, yaitu Rp1 juta per hari.

"Dari laporan rata-rata mereka mendapatkan pendapatan per hari atau per malam Rp1 juta. Kalau 10 gerai berarti ada Rp10 juta yang didapatkan oleh anak-anak yang berjualan tiap malam. Kami akan berkoordinasi dengan para desa yang berada di kecamatan Sikur untuk tetap bersinergi. Mudah-mudahan program Bumdes-nya nanti bisa kita sinergi untuk sama-sama meningkatkan roda ekonomi di masyarakat," katanya.

Baca Juga: Kantor Staf Presiden Minta Sinergi Kementerian dan Lembaga Tekan Kejahatan siber

Editor: Andi Ridwansyah

Tags

Terkini

X