• Senin, 3 Oktober 2022

Dua Pekan Kematian Bendahara KONI Kayong Utara, Muncul Tudingan Penggelapan Rp600 Juta, Keluarga Menjawab

- Kamis, 11 Agustus 2022 | 16:46 WIB
Bendahara KONI Kabupaten Kayong Utara Ahmad Nurcholys ditemukan tewas di Kampung Arca, Desa Sukawangi, Kecamatan Sukamakmur, Kabupaten Bogor, Sabtu (30/7/2022).  (Insidepontianak.com/Ist)
Bendahara KONI Kabupaten Kayong Utara Ahmad Nurcholys ditemukan tewas di Kampung Arca, Desa Sukawangi, Kecamatan Sukamakmur, Kabupaten Bogor, Sabtu (30/7/2022). (Insidepontianak.com/Ist)

KAYONG UTARA, insidepontianak.com – Pasca-dua pekan meninggalkanya Bendahara KONI Kayong Utara, Ahmad Nurcholys di Bogor, yang diduga dibunuh, kini muncul isu tudingan penggelapan uang senilai Rp600 juta.

Uang itu disebut anggaran KONI Kayong Utara Tahun 2022. Dipegang oleh almarhum semasa hidup. Diduga raib seiring dengan kematian tragis Ahmad Nurcholys.

Reporter Insidepontianak.com coba menelusuri informasi isu dugaan penggelapan itu secara langsung, dengan menemui pihak keluarga almarhum Ahmad Nurcholys.

Baca Juga: Harga Minyak Mentah Dunia Menguat Didorong Permintaan Bensin AS dan Pelemahan Dolar

Salam Sholikun, selaku abang kandung menyampaikan tidak mengetahui betul tudingan dugaan penggelapan itu. 

Namun, Ketua KONI Kayong Utara, Daud Cino Yordan disebut sudah menyambangi kediaman orang tuanya, menyampaikan permasalahan ini.

"Kalau nominal tidak tahu saya. Tapi, memang ada disampaikan Bang Daud (red, terkait uang KONI). Kami baru tahu pas meninggal ini," kata Salam Sholikun, Kamis (11/8/2022).

Baca Juga: Tes IQ: Ada Kata Garden di Gambar? Hanya Si Jenius yang Mampu Menjawab! 10 Detik Waktu Kamu!

Mewakili pihak keluarga, Salam Sholikun menyampaikan keberatan bila KONI Kayong Utara meminta mengembalikan uang senilai Rp600 juta.

Halaman:

Editor: Abdul Halikurrahman

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X