• Senin, 3 Oktober 2022

Tingkatkan SDM Kelautan dan Perikanan, KKP Kembangkan Ocean Institute of Indonesia

- Kamis, 11 Agustus 2022 | 10:32 WIB
Wisuda Politeknik Ahli Usaha Perikanan (AUP), salah satu satuan pendidikan KKP di bawah Badan Riset dan SDM Kelautan dan Perikanan (BRSDM), Rabu (10/8/2022), di Kampus Politeknik AUP, Pasar Minggu, Jakarta Selatan. (KKP)
Wisuda Politeknik Ahli Usaha Perikanan (AUP), salah satu satuan pendidikan KKP di bawah Badan Riset dan SDM Kelautan dan Perikanan (BRSDM), Rabu (10/8/2022), di Kampus Politeknik AUP, Pasar Minggu, Jakarta Selatan. (KKP)

JAKARTA, insidepontianak.com - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) memandang ekonomi biru sebagai hal penting dan menjadi acuan utama untuk memulihkan kesehatan laut dan potensi kelautan yang akan menjadi kekuatan ekonomi Indonesia.

Implementasi pembangunan ekonomi biru akan dilakukan melalui lima program strategi. Dibutuhkan Sumber Daya Manusia (SDM) unggul guna mewujudkannya. Untuk mencetak SDM tersebut, KKP melakukan transformasi pendidikan kelautan dan perikanan melalui rancangan pembentukan Ocean Institute of Indonesia (OII).

Kelima program prioritas tersebut adalah, memperluas wilayah konservasi dengan mengedepankan kualitas kawasan konservasi, penangkapan ikan secara terukur berbasis kuota dan menetapkan zona konservasi, menjaga daya dukung lingkungan dengan budidaya ikan yang ramah lingkungan untuk meningkatkan produksi perikanan untuk pasar ekspor dan dalam negeri. Selanjutnya penataan ruang laut untuk perlindungan ekosistem pesisir dan laut, dan Program Bulan Cinta Laut.

Baca Juga: KKP Tata Pasar Ikan Tradisional Probolinggo Jadi Bersih dan Rapi

 "Kunci utama keberhasilan implementasi kebijakan ekonomi biru adalah SDM yang unggul. Untuk itu saya meminta agar pendidikan tinggi kelautan dan perikanan harus mengembangkan fleksibilitas dan inovasi pendidikan. Selain pendidikan vokasi, pendidikan juga harus bersifat keilmuan untuk memahami pentingnya menjaga ekologi laut dan membuat laut menjadi lebih sehat. Pendidikan tinggi lingkup KKP harus dapat meningkatkan kualitas sumber daya manusia, berintegritas, produktif, kreatif dan inovatif berbasis ilmu pengetahuan dan teknologi dalam bidang kelautan dan perikanan," ujar Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono pada Wisuda Politeknik Ahli Usaha Perikanan (AUP), salah satu satuan pendidikan KKP di bawah Badan Riset dan SDM Kelautan dan Perikanan (BRSDM), Rabu (10/8/2022), di Kampus Politeknik AUP, Pasar Minggu, Jakarta Selatan.

Ia menjelaskan, transformasi pendidikan kelautan dan perikanan melalui rancangan pembentukan Ocean Institute of Indonesia harus dapat merumuskan rencana aksi yang implementatif dan konkrit.

“ Peningkatan dan pengembangan SDM harus dapat terimplementasi dalam program prioritas KKP dan menjawab tantangan pembangunan kelautan dan perikanan," tuturnya.

Kepala BRSDM I Nyoman Radiarta mengatakan, pembentukan Ocean Institute of Indonesia juga dalam rangka meningkatkan standardisasi mutu pendidikan, meningkatkan kesempatan yang luas kepada anak pelaku utama sektor kelautan dan perikanan, serta pengelolaan kelembagaan yang efisien.

Hal tersebut merupakan bagian dari komitmen KKP dalam mencetak SDM kelautan dan perikanan yang dinamis, produktif dan bertalenta global,” ujar I Nyoman Radiarta.

Baca Juga: KKP Berkolaborasi dengan Pemprov Kalsel dan BI Angkat Daya Saing UMKM

Halaman:

Editor: Andi Ridwansyah

Sumber: KKP

Tags

Terkini

X