• Jumat, 12 Agustus 2022

Gubernur Syamsuar Perjuangkan 8.000 Tenaga Honor di Riau Jadi PPPK

- Sabtu, 6 Agustus 2022 | 17:18 WIB
 Gubernur Riau Syamsuar.  (Antara)
Gubernur Riau Syamsuar. (Antara)

PEKANBARU, insidepontianak.com- Gubernur Riau Syamsuar memperjuangkan 8.000 tenaga honor terutama guru di daerah itu diangkat menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Syamsuar  mengatakan telah bertemu dengan Plt Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB), Mahfud MD beberapa waktu lalu membicarakan tentang tenaga honor tersebut.

"Kami meminta kepada pemerintah pusat terhadap 8.000 guru tenaga honor untuk diangkat menjadi PPPK," kata Syamsuar di Pekanbaru, Sabtu (6/8/2022).

Syamsuar mengatakan sebanyak 8.000 guru honor di bawah kebijakan Pemerintah Provinsi Riau itu akan menjadi P3K. Selain itu pihaknya bersama gubernur lainnya juga akan memperjuangkan hal yang sama bagi pegawai-pegawai honor yang lain.

Baca Juga: Pemkab Bogor Buka 1.520 Formasi PPPK Khusus Guru Honorer

"Alhamdulillah berkat perjuangan kita, guru SMA, SMK dan SLB lebih kurang 8.000 akan menjadi P3K. Jika hal itu nantinya terwujud, guru honor atau pegawai honor lainnya perlu lebih meningkatkan kualitas dalam menjalankan tugas," katanya.

Atas kerja keras Gubernur Riau dalam memperjuangkan guru honor, Ketua PGRI Provinsi Riau, Muhammad Syafi'i mengucapkan terima kasih karena telah memperjuangkan hak-hak guru honor di Bumi Lancang Kuning.

"Kami menilai Pak Gubernur setiap acara PGRI luar biasa, apalagi dengan gebrakan Beliau dalam memperjuangkan guru-guru dan hak-hak guru di Provinsi Riau," kata Syafi'i.

Baca Juga: 1.585 Tenaga Honorer di Lebak Diangkat sebagai CPNS dan PPPK

Editor: Andi Ridwansyah

Sumber: Antara

Tags

Terkini

Kemensos Kaji Ulang Peraturan Penyaluran Bansos

Kamis, 11 Agustus 2022 | 17:01 WIB
X