• Rabu, 10 Agustus 2022

Presiden Jokowi Paparkan Tiga Pondasi Daya Saing Indonesia, Apa Saja?

- Jumat, 5 Agustus 2022 | 17:13 WIB
Presiden RI Joko Widodo memberikan sambutan saat menghadiri peresmian pembukaan Silaturahmi Nasional Persatuan Purnawirawan TNI AD (Silatnas PPAD) Tahun 2022 di Sentul International Convention Center, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Jumat (5-8-2022). (ANTARA/HO-Biro Pers Sekretariat Presiden)
Presiden RI Joko Widodo memberikan sambutan saat menghadiri peresmian pembukaan Silaturahmi Nasional Persatuan Purnawirawan TNI AD (Silatnas PPAD) Tahun 2022 di Sentul International Convention Center, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Jumat (5-8-2022). (ANTARA/HO-Biro Pers Sekretariat Presiden)

JAKARTA, insidepontianak.com - Presiden Jokowi memaparkan tiga hal yang bisa menjadi pondasi pendongkrak daya saing Indonesia.

Tiga pondasi itu yakni, infrastruktur, hilirisasi dan industrialisasi, serta digitalisasi.

Presiden Jokowi menyampaikan hal itu, saat menghadiri Silatnas PPAD 2022 di Sentul, Kabupaten Bogor, Jumat (5/8/2022).

Baca Juga: Sosialisasi Pemilu 2024, Bupati Paolus Hadi: Kenali Calon, Hindari Politik Uang

Presiden Jokowi menyatakan bahwa, pemerintah telah berusaha memperkuat ketiga fondasi tersebut, karena peta persaingan global tidak lagi tentang negara besar atau kaya mengalahkan negara kecil atau miskin.

"Ke depan bukan negara besar mengalahkan negara kecil, bukan negara kaya mengalahkan negara miskin, bukan. Pertarungannya, kompetisinya adalah negara cepat akan mengalahkan negara yang lambat dan untuk cepat itu dibutuhkan fondasi-fondasi inilah yang sedang kita kerjakan," kata Presiden Jokowi dalam sambutannya yang disiarkan kanal YouTube resmi Sekretariat Presiden.

Presiden Jokowi menyampaikan aspek infrastruktur dampaknya tidak terasa instan melainkan lima sampai 10 tahun mendatang yang terlihat jelas dalam peta persaingan dengan negara-negara lain.

"Dalam tujuh tahun ini kita sudah bertambah 2.042 km jalan tol, 5.500 km jalan non tol, bandara baru 15, pelabuhan baru 18, bendungan baru 38, irigasi baru 1,1 juta hektare. Inilah fondasi kita untuk berkompetisi dengan negara-negara lain. Mungkin tidka bisa kita rasakan instan sekarang dan efeknya akan ke APBN," ujarnya.

Baca Juga: Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat Tegaskan Pelibatan Warga Terkait Stunting Mesti Disertai Transparansi 

Halaman:

Editor: Muhlis Suhaeri

Sumber: Antara

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X