• Jumat, 12 Agustus 2022

Operasi Patuh Polrestabes Makassar Tindak 3.219 Pengendara, Paling Banyak Pengguna Motor

- Senin, 27 Juni 2022 | 11:49 WIB
Anggota Satlantas Polrestabes Makassar memeriksa pengendara mobil yang melanggar aturan berkendara di jalan raya. (Insidepontianak.com/Antara)
Anggota Satlantas Polrestabes Makassar memeriksa pengendara mobil yang melanggar aturan berkendara di jalan raya. (Insidepontianak.com/Antara)

MAKASSAR, insidepontianak.com - Satuan Lalulintas (Satlantas) Polrestabes Makassar Sulawesi Selatan, telah menindak sebanyak 3.219 pengendara dalam Operasi Patuh 2022 secara serentak yang berlangsung sejak tanggal 13 hingga berakhir pada 26 Juni.

Kasatlantas Polrestabes Makassar, AKBP Zulanda menyampaikan, pelanggar lalu lintas yang paling banyak dilakukan penindakan yaitu pengendara sepeda motor. Jumlahnya mencapai 2.753 pelanggar.

“Sedangkan pengendara mobil yang ditindak sebanyak 286 unit kendaraan," kata Kasatlantas Polrestabes Makassar, AKBP Zulanda, dikutip dari Antara, Senin (27/6/2022).

Baca Juga: Kekhawatiran terhadap Inflasi Mereda, Rupiah Senin Pagi Menguat

Untuk jenis pelanggarannya, kata dia, seperti tidak menggunakan atau memakai helm berstandar SNI sebanyak 2.152 pelanggar, disusul tidak memasang safety belt (sabuk pengaman) sebanyak 87 unit dan tidak memasang nomor polisi atau tanda nomor kendaraan bermotor sebanyak 275 unit .

Selanjutnya, sebanyak 157 kendaraan menggunakan knalpot racing atau brong tidak sesuai standar, kemudian sebanyak 343 pelanggar berboncengan motor lebih dari satu penumpang, 116 pelanggar melawan arus lajur, serta 1.571 pengendara tidak membawa kelengkapan surat seperti SIM dan STNK.

Sedangkan untuk penerapan sistem tilang melalui Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) tercatat 72 unit kendaraan jenis roda empat telah dikenakan sanksi tilang ETLE.

Baca Juga: Jebol Plafon, Dua Napi di Lapas Lubuklinggau Sumsel Coba Kabur Digagalkan Petugas

Bagi pada pelanggar yang ditindak dengan ETLE, maka mendapatkan panggilan melalui surat untuk dikonfirmasi dan dilakukan penilangan dengan membayar denda tilang melalui BRIva dan setelah itu proses penilangan dinyatakan selesai.

Halaman:

Editor: Abdul Halikurrahman

Sumber: Antara

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Kemensos Kaji Ulang Peraturan Penyaluran Bansos

Kamis, 11 Agustus 2022 | 17:01 WIB
X