• Rabu, 10 Agustus 2022

Menkes Budi Gunadi Minta Jepang Bantu Operator Merawat Refrigerator Vaksin

- Minggu, 26 Juni 2022 | 19:19 WIB
Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin (tengah) didampingi Duta Besar Jepang untuk Indonesia Kanasuki Kenji (kanan) acara serah terima bantuan refrigerator vaksin dari Pemerintah Jepang di JICT Tanjung Priok, Jakarta Utara, Ahad (26/6/2022). (Antara)
Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin (tengah) didampingi Duta Besar Jepang untuk Indonesia Kanasuki Kenji (kanan) acara serah terima bantuan refrigerator vaksin dari Pemerintah Jepang di JICT Tanjung Priok, Jakarta Utara, Ahad (26/6/2022). (Antara)

JAKARTA, insidepontianak.com - Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin meminta bantuan Pemerintah Jepang untuk meningkatkan kompetensi operator dalam merawat mesin pendingin (refrigerator) vaksin di Indonesia.

"Jika berkenan, dapat membantu Indonesia melakukan audiensi secara reguler, bagaimana menjaga kualitas operasi rantai dingin di seluruh wilayah Indonesia. Itu akan sangat-sangat membantu," ujar Menkes Budi Gunadi Sadikin saat berpidato dalam acara serah terima bantuan mesin pendingin vaksin dari Pemerintah Jepang di JICT Tanjung Priok, Jakarta Utara, Minggu (26/6/2022).

Menkes Budi Gunadi Budi mengapresiasi kebijakan Pemerintah Jepang yang telah mendistribusikan hampir 7 juta dosis vaksin untuk membantu percepatan Program Vaksinasi Covid-19 di Indonesia.

"Saya melihat, bahwa inilah cara komunitas internasional harus bekerja sama. Pandemi adalah masalah yang terlalu besar untuk diselesaikan sendiri, perlu bekerja sama," ujarnya.

Dalam kesempatan itu Budi menceritakan kemampuan operator di Indonesia dalam mengelola pasokan rantai dingin vaksin yang masih sangat rendah. Dalam kunjungannya ke sejumlah daerah untuk meninjau operasional ruang penyimpanan vaksin, dua dari empat mesin pendingin yang tersedia, ditemukan tidak berfungsi.

"Kemampuan kami dalam menjaga kualitas dan operasional mesin masih rendah. Saya merasa sangat sedih jika memiliki refrigerator besar untuk cold chain box, tetapi tidak berfungsi," ujarnya.

Baca Juga: Dukung Program Vaksinasi Covid-19, Kemenkes Terima Hibah 300 Unit Refrigerator Vaksin dari Jepang

Budi mengatakan masa pakai mesin pendingin umumnya berkisar tiga hingga empat tahun, sehingga diperlukan anggaran yang cukup untuk memastikan agar mesin tetap terawat untuk jangka waktu panjang.

Menkes Budi mengatakan masyarakat Jepang sangat telaten dalam merawat serta menjaga barang yang mereka miliki.

"Saya pernah di salah satu unit kerja waktu berada di Jepang. Betapa senangnya melihat warga Jepang, mereka menjaga apa yang dimiliki dengan sangat baik," kata Budi yang pernah bekerja sebagai Staf Teknologi Informasi di IBM Asia Pasifik, Tokyo, Jepang (1988–1994).

Halaman:

Editor: Andi Ridwansyah

Sumber: Antara

Tags

Terkini

X