• Rabu, 17 Agustus 2022

Sosialisasi ASO dan Pendistribusian STB Seluruh Daerah, Optimis TV Digital Bisa Jangkau Perbatasan

- Sabtu, 25 Juni 2022 | 14:34 WIB
Diskusi publik virtual dengan tema "Sosialisasi Analog Switch Off (ASO) dan seremoni penyerahan Bantuan Set Top Box (STB) Kementerian Kominfo RI kepada masyarakat", Sabtu (25/6/2022)
Diskusi publik virtual dengan tema "Sosialisasi Analog Switch Off (ASO) dan seremoni penyerahan Bantuan Set Top Box (STB) Kementerian Kominfo RI kepada masyarakat", Sabtu (25/6/2022)

BENGKAYANG, Insidepontianak.com - Kementerian Kominfo Indonesia menggelar diskusi publik virtual dengan tema "Sosialisasi Analog Switch Off (ASO) dan seremoni penyerahan Bantuan Set Top Box (STB) Kementerian Kominfo RI kepada masyarakat", Sabtu (25/6/2022).

Diskusi tersebut menghadirkan narasumber Direktur Pengelolaan Media Ditjen Kemkominfo, Nursidik Gunarjo, Subarna Anggota Komisi 1 DPR RI Jawa barat, serta, Conchita Caroline, Influencer.

Diketahui, migrasinya siaran Tv Analog ke TV Digital dalam program Analog Switch Off (ASO) sudah berjalan pada tahap 1, yang dilakukan pendistribusian ke sejumlah wilayah Indonesia yang terjadwal oleh Kementerian Kominfo.

Baca Juga: Ingin Wajah Glowing Alami Hanya dengan Konsumsi Kacang Almond? Begini Penjelasan dr. Zaidul Akbar

Kini, pendistribusian tersebut pun ditunggu-tunggu oleh masyarakat Indonesia selaras dengan kebijakan pemerintah untuk merealisasikan Analog Switch Off (ASO) pada perindustrian televisi Indonesia.

Menurut, Direktur Pengelolaan Media Ditjen Kementrian Kominfo, Nursidik, sudah seharusnya Indonesia mengikuti trend saat ini, dimana penerapan ASO di berbagai negara sudah dilakukan.

"Di tempat lain sudah melakukan migrasi siaran analog ke TV Digital, mestinya Indonesia harus sudah sejajar dengan mereka," ungkap Nursidik Gunarjo.

Untuk itu, Nursidik Gunarjo menyerukan kepada semua pihak, migrasi TV analog ke TV Digital harus segera direalisasikan.

Penting katanya, diterapkannya teknologi digital ini, agar transformasi digital akan semakin cepat, sebab ada digital deviden yaitu frekuensi yang bisa dihemat.

"Kita sekarang sudah menuju ekonomi digital, dimana UMKM kita ini justru lebih banyak bermain dipasaran digital," tambah Nursidik Gunarjo.

Halaman:

Editor: Wati Susilawati

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X