• Jumat, 12 Agustus 2022

Anggota DPR RI Minta Pemerintah Serius Antisipasi Krisis Pangan

- Jumat, 24 Juni 2022 | 20:07 WIB
Anggota DPR RI Komisi IV Hermanto (Istimewa)
Anggota DPR RI Komisi IV Hermanto (Istimewa)

PADANG, insidepontianak.com - Anggota Komisi IV DPR RI dari Daerah Pemilihan (Dapil) I Sumatera Barat (Sumbar) Hermanto meminta pemerintah serius dalam mengantisipasi krisis pangan di Tanah Air.
"Saat ini tanda-tanda krisis pangan tersebut sudah terasa, pemerintah harus mengantisipasi dengan berbagai cara dan program," kata Hermanto dalam kunjungan di Padang, Jumat (24/6/2022).

Menurut dia, tanda-tanda tersebut terlihat dari alih fungsi lahan pertanian, terjadinya perubahan iklim, maraknya produk pangan impor, minimnya alokasi anggaran negara pada sektor pangan, minimnya teknologi pertanian, dan tidak konsistennya penerapan program mewujudkan kedaulatan pangan.

Alih fungsi lahan pertanian, katanya, menjadi ancaman serius bagi krisis pangan, karena saat konversi lahan dilakukan besar-besaran, luas lahan pertanian pasti akan berkurang, sehingga produktivitas hasil pertanian akan turun.

Baca Juga: Presiden Jokowi Sampaikan Tiga Fokus Ubah Ancaman Krisis Pangan jadi Peluang

Ia menilai perubahan iklim sulit dikontrol, karena faktor perubahan iklim global akibat industri dan efek rumah kaca.

"Oleh sebab itu, pemerintah harus kerja keras meminimalkan efek perubahan iklim global dengan cara mewujudkan program Indonesia hijau," katanya.

Ia melihat produk pangan impor semakin tak terkendali masuk ke pasar domestik demi memenuhi kebutuhan industri. "Di saat yang sama, produk pangan domestik tidak terserap oleh industri, karena alasan standardisasi produk membuat masyarakat tergantung pada produk pangan impor," ujarnya.

Ia memaparkan rencana anggaran negara pada 2023 untuk sektor pangan tersebar di Kementerian Pertanian sebesar Rp13, 7 triliun, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Rp6,1 triliun serta Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Rp6,18 triliun.

"Anggaran sebesar itu tidak cukup untuk menghadapi krisis pangan. Sangat rendah dibandingkan sektor lain yang tidak ada hubungannya dengan pangan," katanya.

Apalagi, belanja negara sektor pangan yang minim itu didominasi untuk daya dukung manajemen, sehingga belanja yang bersentuhan langsung dengan produktivitas pangan sangat rendah.

Halaman:

Editor: Andi Ridwansyah

Sumber: Antara

Tags

Terkini

Kemensos Kaji Ulang Peraturan Penyaluran Bansos

Kamis, 11 Agustus 2022 | 17:01 WIB
X