• Minggu, 26 Juni 2022

Film 'Sipet Anak Dayak' Bakal Tayang di Bioskop

- Kamis, 23 Juni 2022 | 19:22 WIB
Poster film "Sipet Anak Dayak" yang akan tayang pada 5 Juli 2022. (Insidepontianak.com/Antara/HO-Instagram @sipetanakdayak)
Poster film "Sipet Anak Dayak" yang akan tayang pada 5 Juli 2022. (Insidepontianak.com/Antara/HO-Instagram @sipetanakdayak)

PALANGKA RAYA, insidepontianak.com - Warga Kalimantan Tengah dalam waktu tidak lama lagi bakal menyaksikan sebuah film layar lebar yang menceritakan tentang berbagai potensi, budaya, wisata, agama dan keberagaman serta sejarah Kota Palangka Raya melalui film berjudul "Sipet Anak Dayak".

Pemeran Utama Sipet Anak Dayak Arick Pramana mengatakan, film perdana yang bercerita tentang Kalimantan Tengah tersebut bakal ditayangkan di bioskop XXI mulai 5 Juli dan pada tanggal 6-7 Juli 2022 di Gedung Pascasarjana IAIN Palangka Raya.

"Melalui film yang mengangkat sejarah tokoh masyarakat Dayak Ngabe Soekah tersebut, dikemas dengan sangat apik dan modern, yang sebagian besar melibatkan tokoh-tokoh asli Kalimantan Tengah," kata Arick dikutip dari Antara.

Bahkan untuk musik, tarian dan lainnya, seluruhnya murni berasal dari Kalimantan Tengah. Sehingga, film ini murni dan riil bercerita dan dilakonkan oleh warga Kalimantan Tengah.

"Hanya beberapa yang diperankan oleh artis Jakarta. Seperti peran Nyai diperankan oleh Risa Amelia yang merupakan jebolan ajang KDI 2020, Waode Kartika dari Jakarta dan seorang pemain film senior Billy Boedjanger," ucap Arick.

Putra angkat Wali Kota Palangka Raya periode 2008-2013 dan 2013-2018 Riban Satia mengatakan, melalui Film yang juga dibintangi oleh Profesor doktor insinyur Bambang yang merupakan keturunan dari Ngabe Soekah tersebut, sebagai komitmen untuk mengangkat tentang keindahan alam Kalimantan Tengah.

Baca Juga: Piala Presiden 2022, Persis Solo Berjanji Main Maksimal Raih Poin Lawan Dewa United

"Makanya, kita syutingnya banyak di tempat-tempat wisata, seperti di Taman Nasional Sebangau Kereng Bangkirai, tempat wisata Bukit Tangkiling, Sungai Kahayan dan beberapa lokasi wisata yang luar biasa keindahannya." Tutur Erick.

Menurut dia, film ini juga diangkat dari kisah nyata, tentang perjalanan seorang tokoh Dayak Kalimantan Tengah, sehingga selama syuting film yang dilaksanakan hanya dalam waktu 18 hari tersebut, tidak terlepas dengan cerita-cerita mistis.

Halaman:

Editor: Abdul Halikurrahman

Sumber: Antara

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Banjir di Muara Enim Rendam Ratusan Rumah Warga

Minggu, 26 Juni 2022 | 11:58 WIB
X