• Rabu, 29 Juni 2022

Kemenkeu Sebut Negara Miskin Tertekan Akibat Konflik Rusia dan Ukraina

- Rabu, 25 Mei 2022 | 12:43 WIB
Kepala Badan Kebijakan Fiskal Kementerian Keuangan Febrio Kacaribu dalam G20 Side Event Virtual Seminar di Jakarta, Rabu (25/5/2022).  (ANTARA/Astrid Faidlatul Habibah)
Kepala Badan Kebijakan Fiskal Kementerian Keuangan Febrio Kacaribu dalam G20 Side Event Virtual Seminar di Jakarta, Rabu (25/5/2022). (ANTARA/Astrid Faidlatul Habibah)

JAKARTA, insidepontiank.com - Kepala Badan Kebijakan Fiskal Kementerian Keuangan Febrio Kacaribu menyatakan konflik antara Rusia dan Ukraina memberikan tekanan besar terhadap ekonomi global terutama pada negara miskin dan berpenghasilan rendah.

"Dampak dari berbagai tindakan dalam merespons krisis geopolitik konflik Ukraina dan Rusia berdampak pada negara-negara di dunia terutama bagi negara-negara berpenghasilan rendah dan miskin," kata Febrio Kacaribu dalam G20 Side Event Virtual Seminar di Jakarta, Rabu (25/5/2022).

Febrio Kacaribu menjelaskan, hal itu terjadi karena sanksi ekonomi yang dijatuhkan oleh negara-negara besar terhadap Rusia, telah memberikan tekanan pada perdagangan global.

Baca Juga: WHO Desak Rusia Buka Pintu Pelayanan Kesehatan di Wilayah Ukraina yang Terkepung

Tekanan tersebut menciptakan gangguan pasokan dan meningkatkan inflasi yang akhirnya berdampak pada negara-negara di dunia terutama bagi negara-negara berpenghasilan rendah dan miskin.

"Kami telah melihat harga komoditas global termasuk makanan dan energi melonjak sebagai dampak tambahan pada rantai pasokan global," ujar Febrio Kacaribu.

Situasi geopolitik yang semakin pelik ini pun telah berdampak pada pasar mata uang dan stabilitas ekonomi bahkan merusak pemulihan banyak negara yang sebelumnya sudah terjadi.

Tekanan utang di negara-negara berpenghasilan rendah dan miskin juga meningkat signifikan akibat kenaikan harga komoditas global.

Baca Juga: Rusia Gempur Wilayah Donbas dan Mykolaiv di Ukraina

Halaman:

Editor: Muhlis Suhaeri

Sumber: ANTARA

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Gas Klorin Bocor di Yordania, 12 Tewas 251 Terluka

Selasa, 28 Juni 2022 | 12:32 WIB
X