• Minggu, 26 Juni 2022

Densus 88 Awasi Baiat Massal Jaringan Teroris Pemimpin ISIS Suriah

- Rabu, 18 Mei 2022 | 20:14 WIB
Densus 88 Antiteror Polri mengawasi kemungkinan baiat massal jaringan terorisme yang berafiliasi dengan pemimpin ISIS di Suriah. Jaringan teroris ISIS mengangkat pemimpin baru Abu Bakar al-Hashemi al-Qurashi. (zabelin)
Densus 88 Antiteror Polri mengawasi kemungkinan baiat massal jaringan terorisme yang berafiliasi dengan pemimpin ISIS di Suriah. Jaringan teroris ISIS mengangkat pemimpin baru Abu Bakar al-Hashemi al-Qurashi. (zabelin)

JAKARTA,insidepontianak.com - Densus 88 Antiteror Polri mengawasi aktivitas jaringan teroris yang mungkin melakukan baiat massal kepada pemimpin ISIS Suriah, Abu Hassan al-Hashemi al-Qurashi. 

Abu Hassan al-Hashemi diangkat menjadi pemimpin ISIS yang baru. Desus 88 mengawasi jika ada jaringan teroris di Indonesia yang melakukan baiat massal kepada pemimpin Negara Islam Irak dan Suriah itu.

Densus 88 mengindikasikan baiat massal pemimpin ISIS belum terlihat. Meski demikian baiat secara individu kepada jaringan teroris Suriah sudah terditeksi. 

Kepala Bagian Bantuan Operasi (Kabagbanops) Densus 88 Antiteror Polri, Kombes Pol Aswin Siregar mengatakan belum ada indikasi ISIS melakukan baiat massal di Indonesia. Namun, yang ada proses baiat dilakukan oleh perorangan atau kelompok.

“Tidak ada baiat massal yang kami pantau selama ini. Densus 88 terus memonitor hal ini,” kata Aswin, Rabu (18/5/2022) seperti dikutip ANTARA.

Proses baiat atau sumpah setiap kepada pemimpin baru ISIS tersebut dilakukan oleh sejumlah tersangka anggota kelompok Mujahidin Indonesia Timur (MIT) Poso.

Sebanyak 24 anggota kelompok MIT Poso yang juga pendukung ISIS ditangkap pada Sabtu (14/5), dengan rincian 22 orang di wilayah Sulawesi Tengah, 1 orang di Bekasi, Jawa Barat, dan 1 orang lagi di Kalimantan Timur.

Beberapa dari tersangka itu melakukan baiat secara mandiri lewat teks baiat yang dikirim oleh salah satu tersangka berinisial H. Teks baiat dikirim melalui aplikasi pesan instan, kemudian mengharuskan tersangka teroris lainnya membuat video baiat.

“Monitoring kegiatan kelompok atau jaringan terorisme yang dilaksanakan Densus 88 tidak pernah putus. Kami melakukannya setiap 24 jam, 7 hari dalam seminggu,” kata Aswin.

Untuk mencegah adanya baiat massal, Aswin mengimbau masyarakat untuk berperan serta membantu kepolisian mencegah hal tersebut, dengan melaporkan kepada kepolisian terdekat bila menemukan aktivitas-aktivitas yang mencurigakan di sekitar lingkungannya.

Halaman:

Editor: Haksoro

Tags

Terkini

Banjir di Muara Enim Rendam Ratusan Rumah Warga

Minggu, 26 Juni 2022 | 11:58 WIB
X