• Minggu, 26 Juni 2022

AJI Sebut Ancaman terhadap Jurnalis menjadi Serangan Digital

- Rabu, 18 Mei 2022 | 17:27 WIB
Ilustrasi- Serangan siber  (Shutterstock)
Ilustrasi- Serangan siber (Shutterstock)

JAKARTA, insidepontianak.com - Ketua Umum Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Indonesia Sasmito Madrim mengatakan, ancaman terhadap jurnalis berkembang menjadi serangan digital.

“Karena serangan itu jauh lebih mudah melalui serangan digital, trennya berubah di serangan digital. Kemudian, lebih mudah dikriminalisasi karena adanya Undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE),” ujar Sasmito Madrim, dalam diskusi kebebasan pers di era digital di Kedubes AS secara virtual, Rabu (18/5/2022).

Selain itu, kata Sasmito Madrim, serangan digital memberikan dampak lain berupa kerugian ekonomi yang tinggi dan trauma. Serangan digital juga menimbulkan trauma yang tidak hanya dialami oleh korban, tetapi juga keluarga korban.

Baca Juga: Jurnalis Al Jazeera, Shireen Abu Akleh Ditembak Pasukan Israel

"Serangan digital ini dampaknya sangat luar biasa bagi jurnalis, dan perusahaan medianya. Ketika aset digitalnya perusahaan media siber diambil alih kemudian konten-nya dihapus, itu bisa dibayangkan kerugiannya berapa miliar atau ratusan juta ketika konten-nya dihapus, sehingga itu pentingnya ada back up data," tutur Sasmito Madrim.

Jenis serangan yang dialami jurnalis dan media yaitu doxing, yaitu tindakan mempublikasikan informasi pribadi atau identitas tentang individu atau organisasi di internet. Ada peretasan dan penolakan layanan secara distribusi atau distribused denial of service.

"Namun, era digital juga memberikan manfaat seperti memudahkan kerja jurnalis, mampu menyusup ke dalam batasan pemerintah, dan lebih mudah berkolaborasi," ujar Sasmito.

Baca Juga: Parlemen Indonesia Kutuk Tentara Israel Tembak Jurnalis Shireen Abu Akleh Sebut Pelanggaran Berat

Dalam jurnalisme di era digital, lanjut Sasmito Madrim, AJI mendorong regulasi terkait serangan digital kepada jurnalis. "Karena serangan digital tidak masuk dalam regulasi," kata Sasmito Madrim.

Halaman:

Editor: Muhlis Suhaeri

Sumber: ANTARA

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Banjir di Muara Enim Rendam Ratusan Rumah Warga

Minggu, 26 Juni 2022 | 11:58 WIB
X