• Senin, 27 Juni 2022

Kemenkeu Sebut Ekspor Tinggi Jadi Bukti Perbaikan Struktur Ekonomi RI

- Rabu, 18 Mei 2022 | 09:04 WIB
Pekerja mengumpulkan ikan di tempat pelelangan ikan Karangsong, Indramayu, Jawa Barat, Senin (16/5/2022). Kementerian Kelautan dan Perikanan menyatakan nilai ekspor perikanan Indonesia pada kuartal I tahun 2022 mencapai 1,53 miliar dolar AS, setara dengan Rp21,95 triliun atau naik 21,63 persen. (ANTARA FOTO/Dedhez Anggara/pras.)
Pekerja mengumpulkan ikan di tempat pelelangan ikan Karangsong, Indramayu, Jawa Barat, Senin (16/5/2022). Kementerian Kelautan dan Perikanan menyatakan nilai ekspor perikanan Indonesia pada kuartal I tahun 2022 mencapai 1,53 miliar dolar AS, setara dengan Rp21,95 triliun atau naik 21,63 persen. (ANTARA FOTO/Dedhez Anggara/pras.)

JAKARTA, insidepontianak.com - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menyatakan ekspor pada April 2022 yang tercatat 27,32 miliar dolar AS atau tumbuh sebesar 47,76 persen (yoy) merupakan bukti nyata adanya perbaikan dalam struktur ekonomi Indonesia.

“Ini bukti nyata perbaikan struktur ekonomi yang fundamental. Pemerintah akan terus berupaya agar perbaikan ini berkesinambungan,” kata Kepala Badan Kebijakan Fiskal Kemenkeu Febrio Kacaribu di Jakarta, Rabu (18/5/2022).

Febrio Kacaribu mengatakan potensi penguatan nilai ekspor ini masih akan terus tinggi seiring tren positif dari harga komoditas di pasar global yang diperkirakan masih berlanjut.

Baca Juga: Larangan Ekspor Gandum India Ancaman Krisis Pangan Dunia

Hal tersebut juga terus diimbangi dengan baik oleh pertumbuhan ekspor nonmigas yang konsisten kuat yakni 47,7 persen (yoy) sedangkan ekspor migas tumbuh 48,92 persen (yoy).

Meski demikian, Febrio menegaskan pihaknya akan terus memantau potensi dampak konflik Rusia dan Ukraina yang salah satunya melalui transmisi volume dan harga komoditas global.

Di sisi lain, kenaikan harga komoditas global membawa dampak positif tersendiri bagi ekspor Indonesia khususnya terkait energi, mineral dan logam sehingga mampu menjaga momentum pertumbuhan ekonomi nasional.

Baca Juga: GAPKI Kalbar Bersuara Minta Jokowi Buka Pintu Ekspor Sawit Demi Kepentingan Devisa

Ia menjelaskan likuiditas yang meningkat dari aktivitas ekspor akan berdampak positif bagi kegiatan konsumsi dan investasi domestik sehingga akan mampu menjaga momentum pemulihan ekonomi.

Halaman:

Editor: Muhlis Suhaeri

Sumber: ANTARA

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Banjir di Muara Enim Rendam Ratusan Rumah Warga

Minggu, 26 Juni 2022 | 11:58 WIB
X