• Senin, 27 Juni 2022

Alasan Singapura Deportasi Ustaz Abdul Somad karena Nilai Ajarkan Ekstremisme

- Selasa, 17 Mei 2022 | 23:55 WIB
Ustaz Abdul Somad  (Insidepontianak.com/Instgram @abdulsomad)
Ustaz Abdul Somad (Insidepontianak.com/Instgram @abdulsomad)

JAKARTA, insidepontianak.com - Kementerian Dalam Negeri Singapura membeberkan alasan mendeportasi Ustaz Abdul Somad.

Dalam keterangan Kementerian Dalam Negeri Singapura, melalui pernyataan pers tertulis menjawab Nota Diplomatik yang dilayangkan Kementerian Luar Negeri RI, menjelaskan bahwa, alasan melarang masuk Abdul Somad Batubara ke wilayah kedaulatannya, salah satunya karena ustaz asal Indonesia itu dianggap menyebarkan ajaran ekstremis dan perpecahan.

“Somad dikenal menyebarkan ajaran ekstremis dan perpecahan, yang tidak dapat diterima di masyarakat multiras dan multiagama Singapura,” kata Kementerian Dalam Negeri Singapura dalam pernyataan pers tertulis menanggapi Nota Diplomatik yang dilayangkan Kementerian Luar Negeri RI terkait penolakan masuk Abdul Somad, dikutip dari Antara, Selasa (17/5/2022).

Baca Juga: Ustaz Abdul Somad Dideportasi Singapura, KBRI Minta Penjelasan

Dalam pernyataan tersebut, juga dijelaskan contoh bahwa Ustaz Abdul Somad telah mengkhotbahkan bahwa bom bunuh diri adalah sah dalam konteks konflik Israel-Palestina, dan dianggap sebagai operasi “syahid”.

“Dia juga membuat komentar yang merendahkan anggota komunitas agama lain, seperti Kristen, dengan menggambarkan salib Kristen sebagai tempat tinggal ‘jin (roh/setan) kafir’. Selain itu, Somad secara terbuka menyebut non Muslim sebagai kafir,” ujar kementerian tersebut.

Pemerintah Singapura menegaskan bahwa masuknya pengunjung asing ke wilayahnya tidak bisa secara otomatis. Setiap orang akan dinilai berdasarkan kepantasannya masing-masing, kasus per kasus.

Baca Juga: Bela Ustaz Abdul Somad, Fadli Zon Sebut Deportasi yang Dilakukan Singapura adalah Penghinaan

“Sementara Somad berusaha memasuki Singapura dengan berpura-pura untuk kunjungan sosial, pemerintah Singapura memandang serius siapa pun yang menganjurkan kekerasan dan/atau mendukung ajaran ekstremis dan perpecahan. Somad dan teman perjalanannya ditolak masuk ke Singapura,” kata kementerian Singapura.

Halaman:

Editor: Abdul Halikurrahman

Sumber: Antara

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Banjir di Muara Enim Rendam Ratusan Rumah Warga

Minggu, 26 Juni 2022 | 11:58 WIB
X