• Sabtu, 25 Juni 2022

Densus 88 Tangkap 24 Terduga Teroris, Ahmad Ramadhan: Ditangkap di Tiga Daerah Berbeda

- Senin, 16 Mei 2022 | 15:25 WIB
Pasukan Densus 88 Antiteror Polri (Tribrata News)
Pasukan Densus 88 Antiteror Polri (Tribrata News)

PONTIANAK, insidepontianak.com – Kembali Datasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri menangkap puluhan, tepatnya sebanyak 24 terduga teroris.

Densus 88 Antiteror Polri mengungkap, sebanyak 24 terduga teroris ini tergabung dalam dua kelompok. Kelompok pertama Mujahidin Indonesia Timur (MIT) jaringan Poso, Sulawesi Tengah (Sulteng) dan kelompok kedua Daulah Islamiyah Islamic State of Iraq and Syria (ISIS) yang ditangkap Sabtu 14 Mei 2022 lalu.

Sontak, pemberitaan penangkapan 24 terduga teroris asal Sulteng ini membuat publik heboh. Pasalnya, bukan hanya satu yang ditangkap Densus 88 Antiteror Polri tapi puluhan orang yang diduga teroris.

Baca Juga: Elon Musk Anggap Etos Kerja Orang China Lebih Baik dari Orang Amerika Serikat

Dalam keterangannya, Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Polri Brigjen Ahmad Ramadhan, mengatakan pihaknya menangkap 24 terduga teroris di tiga daerah berbeda.

Dikutip Insidepontianak.com dari artikel Pikiran-rakyat.com berjudul Densus 88 Tangkap 24 Terduga Teroris Jaringan ISIS dan MIT Poso”.

Datasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri menangkap 24 teroris yang tergabung dalam Mujahidin Indonesia Timur (MIT) jaringan Poso, Sulawesi Tengah (Sulteng) dan kelompok Daulah Islamiyah Islamic State of Iraq and Syria (ISIS).

Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Polri Brigjen Ahmad Ramadhan mengatakan penangkapan dilakukan pada Sabtu, 14 Mei 2022.

Puluhan teroris itu ditangkap di tiga daerah yang berbeda, di antaranya Bekasi, Sulawesi Tengah, dan Kalimantan Timur.

"Densus 88 AT Polri menangkap 24 tersangka teroris kelompok MIT Poso," ujar Ahmad Ramadhan dalam keterangan tertulis, Senin, 16 Mei 2022.

Baca Juga: Penembakan Massal Kembali Terjadi, Satu Tewas dan Lima Terluka di Gereja California

Halaman:

Editor: Wati Susilawati

Sumber: Pikiran Rakyat

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X