• Selasa, 17 Mei 2022

Gubernur Sutarmidji Batalkan Usulan Peningkatan Status Jalan Siduk-Teluk Batang Jadi Jalan Nasional

- Jumat, 13 Mei 2022 | 18:23 WIB
Jalan Siduk-Sukadana rusak parah (Insidepontianak.com/Muhammad Fauzi)
Jalan Siduk-Sukadana rusak parah (Insidepontianak.com/Muhammad Fauzi)

PONTIANAK, insidepontianak.com - Gubernur Kalimantan Barat Sutarmidji membatalkan usulan peningkatan status jalan Siduk-Sukadana-Sukadana-Teluk Batang, Kayong Utara, Kalimantan Barat, menjadi jalan nasional.

Keputusan itu, diambil Gubernur Sutarmidji lantaran kesal karena usulan peningkatan status jalan sejak era Gubernur Cornelis tak dikawal anggota DPR RI yang membidangi infrastruktur.

Padahal, menurutnya, Kalbar memilki tiga anggota DPR RI yang membidangi infrastruktur. Mereka adalah Lasarus Ketua Komisi V, Syarif Abdullah Alkadrie, Wakil Ketua Komisi V DPR, dan Boyman Harun juga anggota Komisi V.

Baca Juga: Jawab Tudingan Gubernur Sutarmidji, Boyman Pastikan Terus Perjuangkan Status Jalan Siduk-Sukada

"Kita punya tiga anggota DPR RI bagian infrastruktur, tapi tak memperjuangkan. Akhirnya, saya putuskan cabut usulan peningkatan status jalan tersebut agar tetap jadi jalan Provinsi," kata Sutarmidji kepada awak media, Jumat (13/5/2022).

Gubernur Sutarmidji mengatakan, Jalan Siduk-Sukadana-Sukadana-Teluk Batang sejak era Gubernur Cornelis sudah diajukan peningkatan status agar berstatus jalan nasional. Namun usulan itu, tak dikawal.

Pemprov Kalbar, selama ini menunggu perkembangan dari usulan tersebut. Sebab, jika usulan itu disetujui, Pemerintah Provinsi Kalbar salah jika menganggarkan untuk pembangunan. Sebab, jalan tersebut merupakan kewenangan pusat.

Baca Juga: Lasarus Sebut Pemprov Kalbar Tak Punya Kemauan Perbaiki Jalan Siduk-Teluk Batang

"Dari pada menunggu tak ada keputusan, saya sudah putuskan tidak lagi jadi jalan nasional," pungkasnya.

Halaman:

Editor: Abdul Halikurrahman

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X