• Sabtu, 21 Mei 2022

Dirut Pindad, Abraham Mose Yakin Indoensia Miliki Kemandirian Industri Pertahanan

- Kamis, 12 Mei 2022 | 19:31 WIB
PT Pindad buat senapan khusus sniper SPR-2 dan SPR-3 yang berkualitas unggul. (Foto/shutterstock)
PT Pindad buat senapan khusus sniper SPR-2 dan SPR-3 yang berkualitas unggul. (Foto/shutterstock)

JAKARTA, insidepontianak.com - Direktur Utama PT Pindad, Abraham Mose menegaskan Indonesia, mulai mandiri dalam industri pertahanan, dan peringkat industri pertahanan global. Pindad saat ini memiliki kemampuan dalam mendukung pembangunan nasional dan pengenalan holding industri pertahanan Defend ID.

Hal itu disampaikan Abraham Mose saat memberikan kuliah umum kepada peserta PPRA LXIII Tahun 2022 Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) RI, mengenai “Peran PT Pindad Dalam Pembangunan Nasional” yang diselenggarakan secara virtual / daring melalui video conference pada Kamis, 12 Mei 2022. Kegiatan ini diikuti oleh 100 peserta dari berbagai institusi. Diantaranya TNI, Polri, Lembaga Negara, Kementerian, Pemerintah Provinsi, DPRD, Kopertis LLDIKTI, Organisasi Masyarakat dan Perseroan Terbatas.

Abraham Mose menjelaskan mengenai pengembangan kapabilitas industri & kerjasama strategis, inovasi PT Pindad, serta kontribusi PT Pindad dalam mendukung ekosistem industri nasional, berbagai program pemerintah hingga di berbagai sektor seperti agro solutions, infrastruktur kereta api, transportasi laut dan sektor lainnya.

Baca Juga: Kontak Senjata di Intan Jaya, Wapres Pimpin Ratas Bahas Keamanan Papua

Pindad merupakan perusahaan yang memiliki dua lini bisnis. Yaitu, bisnis produk pertahanan keamanan (Hankam) dan produk industrial. Dalam mendukung Pembangunan Nasional, Pindad mampu memproduksi berbagai jenis produk Hankam.

Antara lain, senjata, amunisi kaliber kecil dan kaliber besar, kendaraan khusus, seperti Anoa 6x6 berbagai varian, Komodo 4x4 berbagai varian, Ranpur Badak, Ranpur Infantri 8x8, Medium Tank Harimau, kendaraan taktis 4x4 Maung, hingga memproduksi produk-produk melalui program Kementerian Pertahanan RI, yang dilaksanakan oleh konsorsium. Seperti, Rhan 122B yang merupakan produk konsorsium antara Pindad dengan Kementerian Pertahanan, PT Dirgantara Indonesia (Persero), PT Dahana (Persero) dan LAPAN.

Ada pula produk produk konsorsium antara Pindad dengan PT Lundin Industry Invest, PT Len Industri (Persero), dan PT Hariff, yaitu Combat Boat. Saat ini, Pindad juga sedang mengembangkan cyber security untuk menghadapi ancaman perang masa kini.

Baca Juga: Kontak Senjata di Intan Jaya, Wapres Pimpin Ratas Bahas Keamanan Papua

Melalui lini bisnis produk industrial, Pindad telah memproduksi berbagai varian Excavator, produk alsintan, jasa pertambangan, infrastruktur kereta api, transportasi laut, pertashop, tabung gas LPG 3 kg, generator, hingga smokeless incinerator Stungta x Pindad.

Halaman:

Editor: Muhlis Suhaeri

Sumber: bumn.go.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X