• Minggu, 22 Mei 2022

Wali Kota Ambon Richard Louhenapessy Ditangkap KPK Kasus Suap Izin Pembangunan Toko Retail

- Kamis, 12 Mei 2022 | 19:00 WIB
Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri di Gedung KPK, Jakarta (Antara/Benardy Ferdiansyah)
Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri di Gedung KPK, Jakarta (Antara/Benardy Ferdiansyah)

AMBON, insidepontianak.com - Wali Kota Ambon Richard Louhenapessy dikabarkan ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dugaan korupsi pemberian izin prinsip pembangunan cabang retail di Kota Ambon tahun 2020. 

Adapun untuk Informasi penangkapan, selain Wali Kota Ambon Richard Louhenapessy, KPK juga penangkap dua orang lainnya, terkait dugaan korupsi pemberian izin prinsip pembangunan cabang retail di Kota Ambon tahun 2020. 

Hanya saja, KPK belum merilis secara resmi nama-nama mereka yang tertangkap oleh KPK terkait dugaan korupsi pemberian izin prinsip pembangunan cabang retail di Kota Ambon tahun 2020 di Kota Ambon tahun 2020.  

"Benar, saat ini KPK sedang melakukan pengumpulan berbagai alat bukti untuk melengkapi berkas perkara penyidikan dalam perkara dugaan TPK suap terkait pemberian persetujuan izin prinsip pembangunan cabang usaha retail di Kota Ambon Tahun 2020," kata Plt Juru Bicara KPK, Ali Fikri, dikutip insidepontianak dari Pikiran-Rakyat.com, dengan judul “KPK Tangkap Pejabat Pemkot Ambon, Diduga Terkait Suap Izin Pembangunan Toko Retail

Ali belum merinci siapa saja ketiga orang yang dilakukan penangkapan tersebut.

Baca Juga: KPK Periksa Dua Politisi Partai Demokrat Andi Arief dan Jemmy Setiawan Dugaan Aliran Dana Musda di Kaltim

"Untuk infomasi lengkap perihal, siapa saja pihak-pihak yang ditetapkan sebagai Tersangka, dugaan uraian pasal yang disangkakan belum dapat kami sampaikan dengan detail," ujarnya.

"Pengumuman tersangka akan dilakukan ketika upaya paksa penangkapan disertai penahanan dilakukan," tuturnya menambahkan.

Berdasarkan informasi diterima, ketiga orang yang ditangkap adalah Wali Kota Ambon Richard Louhenapessy.

Kemudian pegawai Pemkot Ambon inisial AEH, dan Kepala Perwakilan Regional dari Unit Usaha Retail inisial AM. (Muhammad Rizky Pradila/Pikiran-Rakyat)

Halaman:

Editor: Agus Wahyuni

Sumber: Pikiran Rakyat

Tags

Terkini

X