• Selasa, 17 Mei 2022

Peringatan 24 Tahun Tragedi Trisakti, Utang Presiden Joko Widodo Menuntaskan Kasus Pelanggaran HAM (Bagian 2)

- Kamis, 12 Mei 2022 | 18:36 WIB
Hari ini 24 tahun peringatan Tragedi Trisakti, 12 Mei 1998. Utang janji Presiden Joko Widodo untuk menuntaskan kasus pelanggaran berat HAM di Indonesia.  (Twitter @KontraS)
Hari ini 24 tahun peringatan Tragedi Trisakti, 12 Mei 1998. Utang janji Presiden Joko Widodo untuk menuntaskan kasus pelanggaran berat HAM di Indonesia. (Twitter @KontraS)

JAKARTA, insidepontianak.com - Kontras mengindikasikan kasus Tragedi Trisakti dimanfaatkan untuk pencitraan Pilpres 2024. Presiden Joko Widodo didesak menuntaskan kasus pelanggaran HAM di Indonesia.

Kontras membebarkan sejumlah indikasi pelanggaran HAM, Tragedi Trisakti dijadikan komoditas politik. Padahal seharusnya kasus ini diselesaikan Presiden Joko Widodo sebelum masa jabatannya habis.   

Momen peringatan Tragedi Trisakti malah dimanfaatkan politikus untuk mendulang suara. Akibatnya tidak satupun kasus HAM tuntas di era Presiden Joko Widodo.

Jelang peringatan ke-24 tahun Tragedi Trisakti, Menteri BUMN, Erick Thohir menugaskan PT Bank Tabungan Negara (BTN) memberikan satu rumah kepada empat keluarga korban Tragedi Trisakti.

Baca Juga: Peringatan 24 Tahun Tragedi Trisakti, Utang Presiden Joko Widodo Tuntaskan Kasus HAM (Bagian 1)

Langkah serupa dilakukan Menko Perekonomian, Airlangga Hartarto bersama Menteri Perindustrian, Agus Gumiwang Kartasasmita yang memberikan uang Rp750 juta kepada masing-masing keluarga korban Trisakti.

Kegiatan yang berlangsung di Universitas Trisakti pada 26 April 2022, patut dicurigai sebagai pencitraan politik mengingat kedua menteri disebut-sebut masuk dalam bursa pencalonan Presiden tahun 2024.

Wakil Koordinator Kontras, Rivanlee Anandar mengatakan, kebijakan berdasarkan hukum penting untuk menjamin kebersambungan pemulihan bagi korban.

Penuntasan kasus secara hukum menjamin pemulihan hak korban tanpa mudah diganggu kepentingan politik antar pejabat publik dari satu periode ke periode berikutnya.

Baca Juga: Warganet Murka, Mardani Ali Sera dan PKS Dituding Catut Ulama Rembang Gus Baha untuk ‘Kampanye Politik’

Halaman:

Editor: Haksoro

Tags

Terkini

X