• Sabtu, 21 Mei 2022

Kabar Gembira untuk Peladang Kalbar, Perda Pembukaan Lahan Perladangan Berbasis Kearifan Lokal Disetujui

- Rabu, 11 Mei 2022 | 21:44 WIB
Ilustrasi peladang tradisional (Insidepontianak.com/Mongabai)
Ilustrasi peladang tradisional (Insidepontianak.com/Mongabai)

PONTIANAK, insidepontianak.com - Lahirnya Peraturan Daerah (Perda) tentang Pembukaan Lahan Perladangan Berbasis Kearifan Lokal akhirnya menjawab keluhan seluruh peladang di Kalimantan Barat.

Perda ini tidak hanya sekedar memberi angin segar bagi peladang Kalimantan Barat. Tapi menjamin perlindungan peladang dari jerat hukum.

"Perda ini hadir untuk melindungi para peladang kita," kata Thomas Alexander, Ketua Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Kalbar dalam keterangan pers di ruang kerjanya, Rabu (11/5/2022).

Thomas mengatakan, lahirnya Perda ini merlalui proses yang cukup panjang. Dilatarbelakangi munculnya persoalan-persoalan yang menimpa para peladang.

Baca Juga: Fraksi-fraksi DPRD Kalbar Sepakati Raperda APBD 2022

Mereka jadi kambing hitam setiap kebakaran lahan terjadi. Padahal sejak dulu, tak ada masalah membuka ladang dengan cara dibakar. Namun belakangan, peladang disebut biang kerok bencana kabut asap

"Faktanya tidak demikian," kata Thomas.

Menurutnya, bencana kabut asap ini muncul ketika maraknya investasi perkebunan di Kalbar. Akibat tudingan tersebut, muncul banyak kasus hukum para peladang ditangkap aparat penegak hukum. Seperti halnya di Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat beberapa tahun lalu.

Padahal, membuka lahan dengan cara dibakar merupakan salah satu  dari kearifan lokal masyarakat. Tapi, kata Thomas ada beberapa syarat yang mesti jadi perhatian.

Halaman:

Editor: Abdul Halikurrahman

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X