• Selasa, 28 Juni 2022

Marak Surat Permintaan THR dari Ormas, Polda Metro Jaya: Itu Pemerasan, Lapor Polisi Terdekat

- Jumat, 22 April 2022 | 16:10 WIB
Ilustrasi pemerasan
Ilustrasi pemerasan

JAKARTA, insidepontianak.com - Polda Metero Jaya akan menindak tegas organisasi masyarakat yang meminta uang tunjangan hari raya kepada pengusaha secara paksa. Dinilai sebagai bentuk pemerasan.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Endra Zulpan mengimbau pengusaha atau masyarakat yang menjadi korban pemerasan ormas berkedok THR agar segera melapor.

“Kami juga imbau kepada seluruh pengusaha yang dapat surat-surat permintaan THR yang sifatnya memaksa dari kelompok manapun agar melaporkan ke kepolisian terdekat. Baik itu Polsek, Polres atau Polda. Kita akan respon aduan masyarakat itu,” kata Zulpan, Jumat (21/4/2022).

Menurut Zulpan, permintaan uang secara paksa berkedok THR tidak dibenarkan. Kecuali jika kedua belah pihak memang memiliki hubungan baik.

“Itu kan pemerasan. Tapi kalau minta THR karena hubungan baik itu tidak masalah. Tapi kalau membuat surat edaran meminta kepada semua perusahaan yang ada di wilayah tertentu yang mengatasnamakan ormas tertentu ini tidak dibenarkan,” ujarnya.

Sejumlah ormas di Jakarta Barat dan Bekasi diduga melakukan pungutan liar berkedok THR kepada pengusaha. Kabar tersebut tersebar di media sosial hingga viral.

Salah satunya foto berupa surat edaran permintaan uang THR dari ormas yang diunggah oleh akun Twitter @txtdrberseragam pada Selasa (19/4/2022).

Foto pertama menunjukan surat permohonan dana dengan kop surat Pimpinan Ranting Cengkareng Timur Pemuda Pancasila Kota Administrasi Jakarta Barat.

Surat bernomor 001.T12/PR-PP/V/2022 tertanggal 18 April 2022 itu dengan gamblang berisi permintaan berbagi rezeki.

Surat itu tidak menyebutkan secara jelas kepada siapa surat itu ditujukan. Surat ditandatangani oleh Ketua bernama Sarmuji dan Sekretaris Alex. Dalam surat tertera cap Pimpinan Ranting Pemuda Pancasila Kelurahan Cengkareng Timur.

Surat kedua memiliki kop beruliskan Banaspati atau Barisan Nasional Patriot Sejati Indonesia. Dalam kop surat tertera alamat di Jalan Buyut Kaifah, Desa Karang Anyar, Kecamatan Karang Bahagia, Kabupaten Bekasi. (*)

 

Editor: Haksoro

Tags

Terkini

X