Trump Unggah Foto Maduro, Klaim Presiden Venezuela Ditahan di Kapal Perang AS
WASHINGTON, insidepontianak.com — Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mengunggah foto Presiden Venezuela, Nicolas Maduro di platform Truth Social miliknya.
Trump mengklaim Maduro telah ditangkap dan kini ditahan di kapal perang AS. Dalam foto tersebut, Maduro tampak mengenakan setelan olahraga.
Matanya ditutup. Headphone menempel di telinga. Wajahnya terlihat datar. Sunyi. Gambaran yang dingin dan menekan.
Trump tidak menyertakan penjelasan rinci. Namun, unggahan itu memberi kesan kuat bahwa Maduro tidak mengetahui lokasi keberadaannya maupun situasi di sekitarnya.
Pemerintah Venezuela segera merespons. Caracas menyatakan tidak mengetahui keberadaan Presiden Maduro dan mendesak Washington memberikan bukti konkret bahwa kepala negara mereka dalam kondisi aman.
Sebelumnya, Amerika Serikat memang meningkatkan tekanan terhadap Venezuela. Washington menuding negara itu sebagai salah satu sumber utama gelombang migrasi besar yang membanjiri perbatasan selatan AS dalam beberapa tahun terakhir.
Sejak krisis ekonomi menghantam Venezuela pada 2013, sekitar delapan juta warganya dilaporkan meninggalkan tempat tinggalnya.
Mayoritas menuju negara-negara Amerika Latin, sebagian lainnya mencoba peruntungan ke Amerika Serikat.
Trump juga menuding pemerintahan Maduro telah membebaskan narapidana dan pasien rumah sakit jiwa untuk dikirim ke AS sebagai bagian dari skema migrasi massal.
Tuduhan itu kembali dibantah keras oleh Caracas. Tak berhenti di situ, Venezuela juga dituding menjadi jalur transit utama penyelundupan kokain dan berperan dalam krisis fentanil yang menewaskan ribuan warga AS.
Washington bahkan menetapkan dua kelompok kriminal asal Venezuela, Tren de Aragua dan Cartel de los Soles, sebagai organisasi teroris asing.
Trump secara terbuka menyebut Maduro sebagai pemimpin Cartel de los Soles. Tuduhan itu kembali dibantah Venezuela, yang menyebut pernyataan tersebut sebagai fitnah politik tanpa dasar.***
Penulis : Abdul Halikurrahman/Antara/berbagai sumber
Editor : -
Tags :

Leave a comment